Inilah Prediksi Perolehan Kursi Parpol Hasil Pileg 2014

Senin, 12 Mei 2014

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) sudah menetapkan dari 12, hanya 10 partai politik di tingkat nasional yang lolos ambang batas parlemen untuk mendapatkan kursi DPR RI periode 2014-2019.

"Jumlah partai politik yang memenuhi ambang batas 10 partai, dan jumlah partai politik yang tidak memenuhi ambang batas dua partai," ungkap Ketua KPU RI, Husni Kamil Manik, saat membacakan SK KPU No 412/Kpts/KPU/Tahun 2014 di KPU, Jakarta, Jumat (9/5/2014).

10 parpol yang lolos NasDem (8.402.812 suara), PKB (11.298.957 suara, PKS (8.480.204 suara), PDI P  (23.681.471 suara), Golkar (18.432.312 suara), Gerindra (14.760.371 suara), Demokrat (12.728.913 suara), PAN (9.481.621 suara), PPP (8.157.488 suara), dan Hanura (6.579.498 suara).

Merujuk Peraturan KPU No 22 Tahun 2014 tentang Tahapan Pemilu legislatif, pada rentang 11 sampai 17 Mei 2014, KPU menetapkan perolehan kursi dan calon terpilih DPR dan DPD. Namun, pada Minggu (11/5/2014), KPU belum menetapkan perolehan kursi parpol.

Berikut prediksi perolehan kursi 10 partai politik hasil Pileg 2014 dari terbesar sampai terkecil. Prediksi perolehan kursi di 77 dapil diolah berdasar data parpol dalam lampiran SK KPU No. 411/Kpts/KPU/2014 tentang Penetapan Hasil Pemilu Legislatif 2014.

PDI Perjuangan 109 kursi, Golkar 91 kursi, Gerindra 73 kursi, Demokrat 61 kursi, Partai Amanat Nasional 49 kursi, Partai Kebangkitan Bangsa 47 kursi, Partai Keadilan Sejahtera 40 kursi, Partai Persatuan Pembangunan 39 kursi, NasDem 35 kursi, Hanura 16 kursi. Total keseluruhan 560 kursi. [tribunnews]
Read Post | komentar

Tak Pilih Jokowi, Romi PPP : Prabowo Lebih Punya Visi & Tegas

Jakarta - Setelah sempat bersitegang dengan Ketum Suryadharma Ali, Sekjen PPP Romahurmuziy akhirnya menerima putusan partainya untuk mendukung pencapresan Prabowo Subianto oleh Partai Gerindra. Prabowo dinilai lebih banyak memiliki kelebihan bila dibandingkan dengan bakal capres PDIP Joko Widodo atau Jokowi.

"Pilpres, pada dasarnya bukan memilih orang berdasarkan negatif, tapi kelebihannya. Kita mencatat kelebihan-kelebihan," kata pria yang karib disapa Romi itu usai Rapimnas PPP di Kuningan, Jakarta, Senin dini hari (12/5/2014).

"Dua calon pemimpin Jokowi dan Prabowo, mereka putra terbaik bangsa. Di puncak keinginan rakyat untuk memimpin negeri ini. Tapi pada saatnya kita harus memilih salah satunya."

Dia mengatakan, untuk menuju 10 besar ekonomi dunia, dibutuhkan pemimpin yang mempunyai visi jangka panjang, ketegasan. Dan juga pemimpin yang bisa melakukan pembelaan dan moral bangsa.
"(PPP) Menjatuhkan pilihannya ke Prabowo karena memiliki kapabilitas dan konsepnya sudah pernah dipaparkan ke fungsionaris PPP. Prabowo juga meminta masukan ke PPP. Jadi adanya pandangan bahwa Prabowo tidak bisa menerima masukan itu salah," ujar Romi.

Dia juga tak peduli dengan isu pelanggaran HAM yang kerap kali dituduhkan pada Prabowo. Baginya, tak cuma Prabowo yang bertanggungjawab atas kejadian itu. Tapi juga banyak perwira lain.

"Kalau kita mau jujur membedah isu HAM, buka fakta dari PBB, ada 2.500 lembar halaman di sana banyak perwira, bukan cuma Prabowo," ucapnya.

"Sejumlah perwira tinggi berada di sana untuk bertugas yang diperintahkan negara," pungkas Romi. [liputan6]

Jakarta - Setelah sempat bersitegang dengan Ketum Suryadharma Ali, Sekjen PPP Romahurmuziy akhirnya menerima putusan partainya untuk mendukung pencapresan Prabowo Subianto oleh Partai Gerindra. Prabowo dinilai lebih banyak memiliki kelebihan bila dibandingkan dengan bakal capres PDIP Joko Widodo atau Jokowi.

"Pilpres, pada dasarnya bukan memilih orang berdasarkan negatif, tapi kelebihannya. Kita mencatat kelebihan-kelebihan," kata pria yang karib disapa Romi itu usai Rapimnas PPP di Kuningan, Jakarta, Senin dini hari (12/5/2014).

"Dua calon pemimpin Jokowi dan Prabowo, mereka putra terbaik bangsa. Di puncak keinginan rakyat untuk memimpin negeri ini. Tapi pada saatnya kita harus memilih salah satunya."

Dia mengatakan, untuk menuju 10 besar ekonomi dunia, dibutuhkan pemimpin yang mempunyai visi jangka panjang, ketegasan. Dan juga pemimpin yang bisa melakukan pembelaan dan moral bangsa.
"(PPP) Menjatuhkan pilihannya ke Prabowo karena memiliki kapabilitas dan konsepnya sudah pernah dipaparkan ke fungsionaris PPP. Prabowo juga meminta masukan ke PPP. Jadi adanya pandangan bahwa Prabowo tidak bisa menerima masukan itu salah," ujar Romi.

Dia juga tak peduli dengan isu pelanggaran HAM yang kerap kali dituduhkan pada Prabowo. Baginya, tak cuma Prabowo yang bertanggungjawab atas kejadian itu. Tapi juga banyak perwira lain.

"Kalau kita mau jujur membedah isu HAM, buka fakta dari PBB, ada 2.500 lembar halaman di sana banyak perwira, bukan cuma Prabowo," ucapnya.

"Sejumlah perwira tinggi berada di sana untuk bertugas yang diperintahkan negara," pungkas Romi.
- See more at: http://indonesia-baru.liputan6.com/read/2048533/tak-pilih-jokowi-romi-ppp-prabowo-lebih-punya-visi-dan-tegas#sthash.Xtwpqr7T.dpuf
Jakarta - Setelah sempat bersitegang dengan Ketum Suryadharma Ali, Sekjen PPP Romahurmuziy akhirnya menerima putusan partainya untuk mendukung pencapresan Prabowo Subianto oleh Partai Gerindra. Prabowo dinilai lebih banyak memiliki kelebihan bila dibandingkan dengan bakal capres PDIP Joko Widodo atau Jokowi.

"Pilpres, pada dasarnya bukan memilih orang berdasarkan negatif, tapi kelebihannya. Kita mencatat kelebihan-kelebihan," kata pria yang karib disapa Romi itu usai Rapimnas PPP di Kuningan, Jakarta, Senin dini hari (12/5/2014).

"Dua calon pemimpin Jokowi dan Prabowo, mereka putra terbaik bangsa. Di puncak keinginan rakyat untuk memimpin negeri ini. Tapi pada saatnya kita harus memilih salah satunya."

Dia mengatakan, untuk menuju 10 besar ekonomi dunia, dibutuhkan pemimpin yang mempunyai visi jangka panjang, ketegasan. Dan juga pemimpin yang bisa melakukan pembelaan dan moral bangsa.
"(PPP) Menjatuhkan pilihannya ke Prabowo karena memiliki kapabilitas dan konsepnya sudah pernah dipaparkan ke fungsionaris PPP. Prabowo juga meminta masukan ke PPP. Jadi adanya pandangan bahwa Prabowo tidak bisa menerima masukan itu salah," ujar Romi.

Dia juga tak peduli dengan isu pelanggaran HAM yang kerap kali dituduhkan pada Prabowo. Baginya, tak cuma Prabowo yang bertanggungjawab atas kejadian itu. Tapi juga banyak perwira lain.

"Kalau kita mau jujur membedah isu HAM, buka fakta dari PBB, ada 2.500 lembar halaman di sana banyak perwira, bukan cuma Prabowo," ucapnya.

"Sejumlah perwira tinggi berada di sana untuk bertugas yang diperintahkan negara," pungkas Romi.
- See more at: http://indonesia-baru.liputan6.com/read/2048533/tak-pilih-jokowi-romi-ppp-prabowo-lebih-punya-visi-dan-tegas#sthash.Xtwpqr7T.dpuf
Read Post | komentar

PKS : Kami Fokus Ke Gerindra

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat ini sedang fokus melakukan penjajakan koalisi dengan Partai Gerindra. PKS dan Gerindra tengah intens melakukan pembahasan untuk menyatukan platform.

"Komunikasi dengan partai lain masih berjalan, tapi kami fokus ke Gerindra," ujar juru bicara PKS, Mardani Ali Sera, saat dihubungi, Minggu (11/5/2014).

Mardana mengatakan, penjajakan dengan Partai Gerindra berjalan positif. Saat ini, kata dia, partainya dengan Partai Gerindra sedang membahas bagaimana menyusun platform untuk pemerintahan lima tahun ke depan.

Soal calon wakil presiden yang akan mendampingi bakal calon presiden Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Mardani mengaku belum ada pembahasan. Karena itu, dia juga belum dapat memastikan kapan pengumuman untuk menentukan koalisi PKS dan Gerindra.

Saat disinggung soal koalisi dengan partai Islam, Mardani mengatakan, kemungkinan terjadinya koalisi tersebut masih ada. Para tokoh partai masih melakukan pertemuan untuk membahas kemungkinan koalisi tersebut. "(Koalisi partai Islam) masih ketemuan. Itu masih jalan kok," ujar Mardani.
[kompas]
Read Post | komentar

PKS-Gerindra Bahas Strategi Jika Jadi Oposisi


Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengakui banyak kesamaan dengan Partai Gerindra. Anggota Majelis Syuro PKS Sohibul Iman mengatakan pihaknya telah bertemu intensif sebanyak tiga kali dengan jajaran pengurus Gerindra.

Dalam tiga kali pertemuan itu, PKS berbicara mengenai cara membangun Indonesia bila di dalam atau di luar pemerintahan. "Kami ingin koalisi ini kalau di pemerintahan. Kami juga harus usung isu-isu di pemerintahan, ekskutif juga DPR, kalau di luar kami harus memperkuat mengusung isu-isu di DPR," kata Sohibul kepada wartawan di Bali, Minggu (11/5/2014).

Sohibul yang juga menjadi tim PKS untuk bertemu Gerindra menjelaskan isi pertemuan tersebut. Pertama membahas alasan PKS dan Gerindra berkoalisi.

Kemudian karakteristik koalisi di pemerintahan. Ketiga, prinsip dasar koalisi, kita ingin agar koalisi melanjutkan proses reformasi, prinsip

lain kita ingin melahirkan kepemimpinan yang kredibel, yang kuat itu. Yang kita ingin bangun sudah sepakat lah itu," ujar Wakil Ketua DPR itu.

Kemudian agenda lainnya yakni membahas kebijakan dibidang politik, ekonomi dan budaya. "Gerindra Insya Allah menyepakati itu," tuturnya. [tribunnews]
Read Post | komentar

Pasca Pemilu, Yang Ngaji Bareng PKS Tambah Banyak

Minggu, 11 Mei 2014

Warga kecamatan Pancoran dan sekitarnya merasa senang, beberapa warganya kini tertarik bergabung dalam agenda mengaji bareng Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pancoran. Hal tersebut diungkap kan oleh Ustadz Arief, ketua kaderisasi PKS DPC Pancoran bahwa setelah pemilu legislatif terdapat kenaikan sekitar 10 sampai 15 persen jumlah warga yang ikut mengaji bareng PKS. Ini merupakan berkah serta syukur bahagia tersendiri bagi warga Pancoran, khususnya bagi kader dan pengurus PKS DPC Pancoran.  
 
Pengajian PKS adalah adalah sebuah institusi syar’i di partai yang berperan mencetak manusia-manusia mulia, yang hatinya dipenuhi dengan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Jangan sampai dalam menjalani hidup dari tahun ke tahun menjadi rutinitas tanpa makna.   

Di pengajian PKS, ada program peningkatkan kapasitas, wawasan dan pengetahuan dari berbagai ilmu, baik pengetahuan tentang Al-Qur’an, sunnah Rasululloh SAW, maupun pengetahuan yang menyangkut masalah ekonomi, politik, budaya dan sosial kemasyarakatan. Inilah wujud PKS dalam rangka ikut mewujudkan kehidupan masyarakat yang religius, beriman, dan bertaqwa sebagai kekuatan dasar dalam menjalankan kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.

Gerakan mengaji sebenarnya bukan hal baru, bahkan sudah menjadi tradisi bangsa ini dari dahulu.  Sejak dulu, masyarakat kita sudah terbiasa menyediakan waktu  untuk mengaji belajar Al-Quran dan lainnya. Sayang, tradisi ini kian meredup, tergantikan oleh kemajuan teknologi informasi, baik online maupun elektronik. Mengaji bisa juga menjadi kegiatan pembinaan moralitas, antara lain untuk menanamkan rasa keagamaan dan religiosity dalam jiwa warga masyarakat sehingga mereka dapat mengontrol diri dan  lingkungannya  karena benih-benih keagamaan masuk di dalam batinnya.[pkspancoran] *



*pkslaweyan.org




 


Read Post | komentar

Sudut Pandang Psikologi : Pedhofilia, Apa Yang Dapat Kita Lakukan ? | By Sigit Nugroho

Tulisan ini dibuat sebagai salah satu  bentuk edukasi pada masyarakat umum, khususnya yang memiliki kepedulian lebih terhadap anak anak mengenai pedofilia, hal ini terkait dengan ramainya pemberitaan akhir akhir terkait dengan kasus pelecehan seksual di JIS dan kasus ‘emon’ di Sukabumi.

Pedofilia merupakan salah salah satu bentuk gangguan kejiwaan yang masuk dalam kelompok Gangguan Parafilia. Parafilia merupakan gangguan dalam pemenuhan dorongan seksual yang ditujukan pada Objek atau subjek yang tidak lazim dan dalam proses pemenuhan dorongan tersebut menimbulkan tekanan psikologis, pemaksaan dan ancaman kematian bagi korban. 

Diagnostice and statiscal manual of mental disorder Edisi ke V atau disingkat dengan DSMS V (panduan penggolongan berbagai macam gangguan kejiwaan yang digunakan oleh psikiater, psikolog dan sosial worker lainnya ), menyatakan ada beberapa kelompok gangguan parafilia adalah gangguan voyeurism (mengintai aktivitas orang lain yang sifatnya pribadi ), exhibisionosme (memamerkan organ genital), frotteuristik (menggosokkan tubuh ke orang lain yang tidak dikenal), gangguan seksual masokis (menikmati penganiayaan yang dilakukan pasangannya ) gangguan seksual sadime (mendapatkan kepuasan  seksual dengan melakukan penyiksaan/memperlakukan pasangan seperti budak), gangguan fetistik (mendapatkan kepuasan seksual dengan menggosokkan benda-benda ke tubuh) dan gangguan pedofilia - pemenuhan dorongan seksual yang difokuskan pada anak anak, minimal anak berusia 5 tahun lebih muda dari pelaku (dimana usia pelaku minimal 16 tahun). 
 
Masih dari sumber yang sama (DSM V) Prevalensi kejadian sekitar 3-5 % pada pria dan prevalensi pelaku pedofil pada wanita ada tapi jumlahnya tidak terdata. Di Indonesia sendiri, hingga saat ini belum ada data pasti terkait dengan jumlah pelaku Pedofil. Salah satu ciri yang ditemukan pelaku adalah ketertarikan pada anak-anak sejak pelaku berusia remaja.   

American psychiatric association psychiatric dalam laporannya yang terdapat dalam DSM V mengungkapkan Pedofil merupakan lifelong condition - artinya kondisi yang melekat seumur hidup, hal ini memberi indikasi sulitnya gangguan ini disembuhkan. Predisposisi kepribadian antisocial (ditandai dengan kecendrungan perlaku untuk melanggar norma atau aturan yang berlaku) juga dimiliki   oleh sebagian pelaku. 

Dilihat dari riwayat hidup pelaku juga didukung oleh literature yang ada menerangkan jika Pelaku Pedofilia pernah menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan orang dewasa ketika mereka masih kecil. Jika tidak mendapatkan penanganan serius, Ini merupakan siklus yang terus menerus, korban yang tidak mendapatkan penanganan lebih rentan menjadi Pelaku di kemudian hari. 

Proses pemulihan kondisi Psikologis untuk korban memerlukan koordinasi antar beberapa profesi seperti Dokter Anak, Psikiater, Psikolog. Masing masing profesi memiliki peran yang saling mendukung satu sama lain. 

Penanganan bagi korban pedofilia dari sisi Psikologi  sendiri cukup kompleks melibatkan penanganan yang terfokus pada anak yangdapat dilakukan dengan berbagai tehnik, misalnya : trauma-focused cognitive-behavioral therapy (cbt), trauma-focused integrative-eclectic therapy (iet),trauma-focused play therapy dan sebagainya. Dalam bentuk yang berbeda, orang tua juga mengalami trauma atas peristiwa yang dialami anak mereka, karena itu mereka juga perlu mendapatkan penanganan Psikologis. 

Hal terbaik yang dapat dilakukan semua pihak adalah melakukan tindakan preventif, pencegahan kekerasan seksual pada anak  lewat program edukasi yang ditujukan pada anak, orang tua dan sekolah. Salah satu bentuk program preventif bagi anak dapat berupa pengenalan lingkungan yang aman dan tidak mengancam bagi anak, melatih anak untuk  mengenali sinyal bahaya yang mungkin muncul dari situasi pelecehan seksual dan bagaimana mereka menanggapi situasi ini. 

Orang Tua dan Guru dapat diajarkan tehnik assesment praktis, terkait identifikasi anak anak yang mungkin mengalami kekerasan seksual.













by Sigit Nugroho, S.Psi, M.Psi
Psikolog Riau
Dekan Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau (UIR)
Read Post | komentar

Inilah Sebaran Suara PKS di 77 Dapil Nasional Seluruh Indonesia

PKSMARPOYAN.ORG. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menyelesaikan proses rekap suara nasional hasil Pemilu Legislatif 2014 yang berlangsung di Ruang Sidang Utama KPU, Jumat (9/5), pukul 23.30 WIB.

Selanjutnya, setelah menutup rapat pleno terbuka rekapitulasi suara, pada pukul 23.40 WIB, Ketua KPU RI Husni Kamil Manik menggelar rapat penetapan hasil Pemilu 2014 secara nasional dengan membacakan Surat Keputusan KPU Nomor 441/kpts/KPU/2014 tentang Penetapan Hasil Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota tahun 2014.

Keputusan tersebut selesai dibacakan Ketua KPU pada pukul 23.50 WIB. Hal ini berarti, KPU RI berhasil memenuhi target penyelesaian rekapitulasi suara nasional sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 tahun 2014 tentang Pemilihan Umum.

Pada pleno penetapan itu, PKS mendapatkan suara 8.480.204 (6,79 %) berada pada posisi 7. Berikut sebaran suara PKS di 77 Dapil Nasional seluruh Indonesia. [def/pksmarpoyan/kpu.go.id]





Read Post | komentar
 
© Copyright Indonesia Bangkit ! 2013 - Redesigned by @defio84 | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all