PKS Diberi Tugas Utama oleh Koalisi Merah Putih

Minggu, 01 Juni 2014


Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Taufik Ridho mengungkapkan, partainya mendapat tugas dari Koalisi Merah Putih untuk mengawal suara di tiap tempat pemungutan suara (TPS). PKS diberi tugas utama untuk menyediakan saksi mengawal suara Prabowo-Hatta.

"Insya Allah kami siap menjalankan tugas itu," kata Taufik di KPU Pusat, Jakarta, Minggu 1 Juli 2014.

Menurut Taufik, semua persiapan sudah dilakukan secara matang oleh tim pemenangan, termasuk menyiapkan saksi-saksi pada pemungutan suara 9 Juli mendatang. "Ini persiapan yang sangat luar biasa," ujarnya.

Disamping itu, dia juga mengapresiasi nomor urut satu yang diperoleh pasangan Prabowo-Hatta untuk Pilpres mendatang. Nomor ini, lanjutnya, akan memudahkan tim melakukan sosialisasi pada kampanye terbuka yang akan dimulai pada 4 Juni mendatang.

"Nomor satu, alhamdulillah sesuai harapan. Dengan nomor satu akan mudah memperkenalkan pasangan Prabowo-Hatta. Tim akan bekerja lebih semangat," ungkapnya.

Baginya nomor satu memberikan dorongan tinggi bagi tim pemenangan. Bahkan ini akan memberi motivasi lebih dalam setiap langkah."Insya Allah kita akan menang," tegasnya. [viva]
Read Post | komentar

Anis Matta : Nomor Satu Tanda Kebaikan

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta menanggapi soal nomor urut satu yang didapatkan pasangan capres dan wapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa untuk Pilpres 9 Juli 2014.

"Mudah-mudahan itu tanda kebaikan. Insya Allah berpengaruh," ujar Anis di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta (Minggu, 1/6).

Ia menjelaskan Allah SWT adalah Tuhan Yang Maha Esa dan Tunggal. Dia menyukai angka ganjil (satu).  Oleh karena itu, Anis merasa nomor itu merupakan pertanda Prabowo akan menjadi pemimpin nomor satu di Tanah Air dan keluar sebagai pemenang dalam pilpres mendatang.

"Capres kita akan menjadi nomor satu," sebutnya.

Anis mengungkapkan PKS mendukung Prabowo sepenuhnya dan akan turun ke lapangan mengikuti kampanye. PKS akan menggunakan struktur dan jaringannya, termasuk kepala daerah untuk memenangkan Prabowo-Hatta. [rmol]
Read Post | komentar

Gubernur dan Wagub Bali Pimpin Kampanye Prabowo

Denpasar - Tim Kampanye Prabawo-Hatta di pusat menunjuk Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta sebagai Ketua Tim Kampanye Prabowo-Hatta di wilayah Bali.

"Hasil rapat tim pusat, tim kampanye Prabowo-Hatta di Bali diharapkan dipimpin Pak Gubernur (Mangku Pastika) atau Pak Wagub (Ketut Sudikerta)," kata Koordinator Wilayah (Korwil) DPP Golkar Bali, NTB dan NTT Gede Sumarjaya Linggih, Jumat (30/5/2014).

Pengusaha yang biasa disapa Demer ini mengaku di sejumlah daerah di luar Bali, banyak kepala daerah baik gubernur, bupati maupun walikota yang menjadi Ketua Tim Kampanye Prabowo-Hatta di daerah masing-masing. Seperti, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) dan sejumlah bupati/walikota di Jawa Barat.

"Tidak ada masalah kalaupun Gubernur Pastika atau Wagub Sudikerta menjadi Ketua Tim Kampanye Prabowo-Hatta wilayah Bali," jelasnya.

Menurut Demer, alasan dipilihnya Gubernur Pastika atau Wagub Sudikerta menjadi Ketua Tim Kampanye Prabowo-Hatta mengingat ketokohannya di Bali. Di samping, kata Demer, keduanya mampu menggerakkan dan mengarahkan masyarakat untuk memilih pasangan Prabowo-Hatta.

"Ini karena ketokohan mereka. Kami lihat di daerah lain banyak gubernur juga menjadi ketua tim," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Gubernur Pastika merupakan anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat dan Wagub Sudikerta merupakan Ketua DPD I Golkar Provinsi Bali. Keduanya saat Pilgub Bali 2013 lalu diusung koalisi Golkar, Demokrat, Gerindra dan partai lainnya.
Sementara dalam perhelatan pilpres ini, pasangan Prabowo-Hatta diusung koalisi Merah Putih yakni partai Gerindra, Golkar, PAN (Partai Amanat Nasional), PPP (Partai Persatuan Pembangunan), PKS (Partai Keadilan Sejahtera) dan PBB (Partai Bulan Bintang)
Read Post | komentar

Memahami Meta Kognisi Dalam Sebuah Pesan | by Irfan Aulia

Meta kognisi adalah memahami cara berpikir orang, atau berpikir tentang cara berpikir. Dipakai untuk banyak hal, salah satunya adalah untuk melakukan persuasif dan propaganda. Contoh misalnya kalimat islam yes, partai islam no, kira kira ada pesan apa di balik ini?

Atau menjelang hari raya tertentu, ada berita pengeboman dan penjagaan diperketat, apa pesan di balik ini?

Atau menjelang hari raya tertentu, ada pesan wabah sapi gila, ada pesan apa di balik ini?

Pesan di balik pesan, berita dibalik berita, definisi sederhana dari meta thinking atau meta kognisi. 

Contoh lagi jangan politisasi agama, ada pesan apa di balik pesan ini? 

Kemarin saat diskusi soal cara cerdas memilih presiden dengan menilai kompetensi di kampus, ada satu pertanyaan menggelitik. Bagaimana cara menilai berita yang ada tentang capres? Pertanyaan ini pertanyaan meta kognisi. 

Ketika menilai sebuah berita, coba kuliti dulu 5 W dan 1 H nya, lihat apakah semua unsur ada, dan apakah saling sambung. Baru mulai ditanya, apa pesan dari berita ini? Apa pesan dari sang pembuat berita? Apa pesan dari media yang memuat berita ini? Lalu lihat konteks, ini sedang ada momen apa? Musim apa? Di tempat yang sedang melakukan apa?.

Contoh kenapa pakai baju simbol agama tertentu pada waktu tertentu?. Contoh kenapa harus diungkap kisah sesuatu dalam momen tertentu?. Menanyakan hal-hal ini, berarti anda telah berpikir tentang cara berpikir, berpikir tentang berita di balik berita.

Berpikir tentang desain sebuah pesan dan ujung atau tujuan akhir sebuah pesan, Saat ini media semakin personal, tak suka dengan tv bisa ke youtube, tak suka media online cek path/twitter/fb.
Di era media yg makin personal, mari jangan mudah termakan isu atau jadi korban berita.



by Irfan Aulia, @UdaIrfan

Read Post | komentar

Fahri Hamzah : Ada Capres Yang Test Psikologisnya Suka Berbohong

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengatakan ada seorang calon presiden (capres) yang dalam test psikologis-nya terbaca tidak konsisten (suka berbohong).
 
"Sudah ada yang tahu hasil pemeriksaan dokter RSPAD?. Ada seorang capres yang dalam test psikologis-nya terbaca tidak konsisten (suka berbohong)," tulis Fahri pada akun Twitternya @Fahrihamzah.

Namun, menurut Fahri ada juga capres yang konsisten dan memiliki IQ sangat tinggi.
"Tapi ada capres yang memiliki sifat konsisten dan memiliki IQ sangat tinggi," lanjutnya.

"Kalau tidak percaya, kita minta KPU buka hasil pemeriksaan selama 6 - 9 jam itu. Penting!," pungkasnya.[dm/pksnongsa.org]
Read Post | komentar

Yayuk Basuki : "Saya Yakin Figur Prabowo - Hatta Tak Pernah Ingkar Janji"


Jakarta - Mantan atlet nasional Yayuk Basuki menilai sosok calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto-Hatta Rajasa adalah pasangan yang akan membawa Indonesia lebih maju, khususnya dalam bidang olahraga.

Hal tersebut diutarakannya saat berada di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Jumat (30/5/2014). "Saya yakin, figur Prabowo-Hatta tak pernah ingkar janji. Semua atas izin Allah," katanya.

Mantan atlet tenis itu mengakui dirinya memiliki kesamaan visi-misi yang sama dengan program yang telah dicanangkan Partai Amanat Nasional (PAN). Hingga akhirnya ia memilih untuk menjadi kader PAN.

"Kami memiliki visi yang sama. Kalau beliau terpilih, insya Allah bisa kita wujudkan. Semua butuh proses," tukasnya.

Ia menambahkan, salah satu visi-misi pasangan Prabowo-Hatta yang akan dikedepankan adalah memberi perhatian lebih kepada olahraga. Dan itu sudah dikatakan sejak dahulu, sebelum mencalonkan diri menjadi capres-cawapres.

"Saya ingin ada sinergi supaya olahraga masuk lagi kurikulum, masih banyak anak kecil sekarang yang menyimpang. Kita bicara moral, karakter, pembibitan ini dimulai dari sekolah," tambahnya.

Pernyataan itu juga diamini oleh sejumlah mantan atlet lainnya seperti mantan atlet silat Zamroni, atlet yudo Krisna Bayu serta atlet tenis Wailan dan atlet bulutangis Lilik Sudarwati. [inilah]
Read Post | komentar

Di Depan Ka'bah, Aher Do'akan Kemenangan Prabowo-Hatta Untuk Indonesia Lebih Baik


Jakarta - Ketua Tim Sukses Pemenangan Capres-Cawares Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Jawa Barat, Ahmad Heryawan, berdoa di depan Ka'bah di Masjidil Haram, Mekah, saat menanti salat Subuh. Aher minta kepada Tuhan Yang Maha Esa agar pasangan tersebut diberikan kemenangan pada Pilpres 9 Juli mendatang.

Doa dipanjatkan Aher di sela waktu pelaksanaan ibadah Umroh di Tanah Suci. Gubernur Jawa Barat ini bertolak ke Mekah untuk melaksanakan Umroh pada Kamis (29/5/2014).

Berikut doa yang dipanjatkan Aher kepada Allah Swt di depan Baitullah. "Ya Robb berilah kemenangan bagi pasangan Prabowo-Hatta untuk masa depan Indonesia yang lebih baik".

Aher sengaja memanjatkan doa itu di antara adzan dan iqomah. Dia merujuk pada sabda Rasulullah SAW bahwa doa di antara adzan dan iqomah tidak tertolak.

Aher melaksanakan Umroh setelah mendapat amanah menjadi ketua tim pemenangan Prabowo-Hatta di wilayah Jawa Barat. Dia kemudian mendeklarasikan tim pemenangan pasangan capres-cawapres di wilayah Jabar.

Sebelumnya, Aher menegaskan pihak yang terlibat dalam tim pemenangan Prabowo-Hatta sudah disiapkan untuk dibentuk struktur organisasinya. Struktur organisasi tim pemenangan sudah terbentuk Minggu (25/5) kemudian dilaporkan ke tim pemenangan pusat.

Penyusunan tim pemenangan dilakukan mulai tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan bahkan sampai tingkat desa.

Pembentukan tim sebagai kelanjutan komunikasi dan koordinasi dengan partai politik pendukung yang sudah ditetapkan di pusat yakni Gerindra, PKS, PPP, PAN, Golkar, dan PBB.

Aher mengaku dirinya sebagai gubernur akan mengajukan cuti pada waktu menjadi tim pemenangan kampanye, ke Mendagri.

"Nanti saatnya, saya dan kepada daerah lainnya akan mengambil cuti. Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 menyatakan gubernur, wali kota, dan bupati kan berhak menjadi tim sukses pasangan capres cawapres," katanya.

Tak hanya itu, Aher juga mengklaim Prabowo-Hatta mendapat dukungan dari para tokoh Jawa Barat seperti Tjetje Padmadinata, Uu Rukmana, Popong Otje Djungdjunan, Ketua Viking Club Heru Joko dan seniman Doel Sumbang serta tokoh lainnya.

Dengan banyaknya dukungan tersebut, tambah dia, Prabowo-Hatta dipastikan mendapat suara signifikan di Jawa Barat. Kemenangan di Jawa Barat akan sangat berpengaruh pada kemenangan di tingkat nasional, mengingat Jawa Barat adalah provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia.[inilah]
Read Post | komentar

172 Ribu Relawan di Sulsel Bergabung ke Prabowo - Hatta


MAKASSAR - Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendapat 172 ribu amunisi tambahan dari sejumlah tim relawan yang berasal dari kalangan organisasi masyarakat dan kelompok pemuda di Sulawesi Selatan.

Ketua Tim Koalisi Pemenangan Prabowo-Hatta Sulawesi Selatan, La Tinro La Tunrung, menyatakan cukup optimistis memenangkan pertarungan dengan target perolehan suara yang maksimal.

"Saya percaya kepada para relawan untuk dapat menghadirkan amunisi tambahan dan memenangkan pasangan yang kita dukung," kata La Tinro saat  deklarasi Gerakan Mahfud MD untuk Prabowo-Hatta (Gemah Praja) di Rumah Aspirasi Jalan Haji Bau, Makassar, tiga rumah dari kediaman pribadi Jusuf Kalla (JK), Jumat, 30 Mei, sore.

La Tinro, yang juga Ketua Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sulsel, menilai selain dukungan dari sejumlah partai politik mitra koalisi, seperti PKS, PPP, PAN, PBB, dan Golkar, kehadiran ribuan relawan itu akan membuat mesin politik pemenangan Prabowo-Hatta mampu menumbangkan dominasi calon wakil presiden Jusuf Kalla, pendamping calon presiden Joko Widodo, di daerah ini.

Ketua Gemah Praja Sulsel, Adil Patu, menuturkan lingkup kerja relawan itu adalah menggencarkan sosialisasi program Prabowo-Hatta kepada masyarakat pemilih yang tersebar di 24 kabupaten/kota se-Sulsel.

Dia memastikan bahwa tim relawan akan bekerja secara profesional dan tidak terlibat dalam kampanye hitam sampai memojokkan pasangan calon lain.

“Yang akan difokuskan para relawan ini adalah berusaha memberikan pemahanan kepada masyarakat tentang program pasangan Prabowo-Hatta utamanya mengena program Indonesia Bangkit,” ujar Adil.

Ketua PAN Sulsel, Ashabul Kahfi, menambahkan, pola kampanye hitam merupakan metode berpolitik yang tidak dewasa.  '‘Kemenangan harus diraih dengan  cara-cara yang santun dan elegan. Kalau kita berhasil meraih simpatik masyarakat tentu kemenangan akan diraih. Karena itu, mari kita  bergerak dan mengedepankan politik yang beretika,” ujar Ashabul.

Anggota DPRD Sulsel itu menganggap pasangan Prabowo-Hatta adalah calon pemimpin yang didambakan.  Prabowo memiliki karakter tegas yang dapat mengangkat harkat dan martabat bangsa, terutama mengembalikan seluruh sumber daya alam yang selama ini dikuasai pihak asing, sehingga rakyat Indonesia dapat menikmati kekayaan negerinya sendiri

“Prabowo itu bukan berasal daerah kita, tetapi karakternya sama dengan suku Bugis-Makassar. Hatta juga demikian,” kata Ashabul.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Hasanuddin Makassar, Aswar Hasan, menilai di dalam kamus politik semua bisa terjadi, termasuk kemenangan Prabowo-Hatta di Sulsel yang dikenal sebagai basis JK.

Namun dia berpendapat bahwa untuk memperoleh kemenangan, tim Prabowo-Hatta harus bekerja keras tanpa perlu mengandalkan dukungan penuh dari partai politik pendukung.

“Seperti yang kita lihat dalam kondisi politik sekarang ini bahwa banyak elite Golkar yang beralih mendukung Pak JK. Padahal mereka adalah parpol koalisi pendukung Prabowo. Kalau ini yang ingin dijadikan sebagai parameter target kemenangan,  tentu sangat sulit,” jelas Aswar. [jaringnews]
 
Read Post | komentar

Menang Pilpres, Prabowo-Hatta Akan Kurangi Subsidi BBM bagi Orang Kaya

JAKARTA .- Pasangan capres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memastikan akan mengurangi subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang selama ini dinikmati orang kaya. Caranya? Orang kaya akan dikenakan mekanisme pajak dan cukai. Dengan begitu, langkah di bidang energi ini akan membangun sistem subsidi energi yang lebih tepat sasaran dan berkeadilan.

Hal ini disampaikan Timses Prabowo-Hatta Bidang Kebijakan dan Program Drajad Wibowo dalam Diskusi Polemik Visi Energi Prabowo versus Jokowi di Warung Daun Jalan Cikini Raya, Jakarta, Sabtu (31/5/2014).

"Jadi pro rakyatnya Prabowo itu sangat spesifik. Subsidi BBM memang menjadi beban sehingga kita kurangi tetapi khusus untuk orang kaya. Kalau kubu sebelah, Jokowi menyatakan menghapus subsidi BBM akan menjadi nol dalam waktu 4 tahun," kata Drajad.

Menurut Drajad, visi dan misi Jokowi yang akan melakukan transformasi BBM ke bahan bakar gas (BBG) memerlukan waktu. "Pertanyaannya mana lebih cepat mengurangi subsidi antara transformasi dengan kenaikan harga BBM. Kalau subsidi dihapus dalam 4 tahun, maka premium akan sama dengan pertamax sekitar Rp10 ribu," katanya.

Drajad mengatakan hal ini belum disadari banyak pihak. Kalau subsidi BBM dihapuskan, Drajad mengatakan harga BBM akan naik di atas Rp 10 ribu. Sedangkan kubu Prabowo, katanya, spesifik pakai mekanisme pajak dan cukai pada orang kaya. [pikiranrakyat]
Read Post | komentar

Gus Dur Pun Pilih Prabowo Jadi Presiden

Jakarta - Dukungan untuk Prabowo Subianto agar bisa memenangi pemilihan presiden pada Juli mendatang, semakin besar. 

Dukungan itu datang dari berbagai elemen mulai dari masyarakat umum, artis hingga tokoh-tokoh bangsa. Bahkan almarhum Kiai Haji Abdurrahman Wahid pun pernah menyampaikan dukungan terhadap Prabowo.

Dalam salah satu video yang diunggah di situs YouTube, Gus Dur pernah menyatakan dukungannya terhadap Prabowo, agar bisa memimpin Indonesia. Kemungkinan besar video itu diambil menjelang pemilihan presiden pada 2009.

Saat itu Prabowo Subianto maju sebagai cawapres mendampingi Megawati Soekarnoputri, dan harus berhadapan dengan Jusuf Kalla dan Susilo Bambang Yudhoyono.

Video itu menampilkan Gus Dur yang tengah diwawancara oleh salah satu televisi swasta. Saat itu pembawa acara bertanya, siapa yang kira-kira dipilih dan diterima oleh rakyat, tanpa berpikir panjang Gus Dur langsung menyebut nama Prabowo Subianto.

Ketika ditanya apa alasannya, Gus Dur mengatakan karena hanya Prabowo yang akan memimpin dengan ikhlas kepada rakyat Indonesia. "Kalau orang yang paling ikhlas kepada rakyat ya Prabowo, dia ikhlas betul pada rakyat," terang Gus Dur.

Saat ditanya kembali apakah yang lain tidak ikhlas, dengan gaya khasnya Gus Dur hanya menjawab, "Ya tidak tahu." Ia tampak tertawa.

Seperti diketahui, saat ini Prabowo Subianto kembali maju sebagai calon presiden bersama dengan Hatta Rajasa, sebagai cawapresnya. Pasangan ini diusung oleh Partai Gerindra, PAN, PKS, Golkar, PPP dan PBB. Sementar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang merupakan partai yang didirikan oleh Gus Dur, memilih untuk mendukung Jokowi-JK. Selain PKB, Jokowi-JK juga didukung PDIP, Nasdem dan PKPI.

Selain kader dan simpatisan parpol pendukung, dukungan juga terus mengalir dari seluruh elemen masyarakat terhadap pasangan capres ini. Hal tersebut terlihat dari semakin tingginya elektabilitas Prabowo. [inilah]

Berikut link video yang menampilkan dukungan Gusdur terhadap Prabowo: http://m.youtube.com/watch?v=myiYm28-Gt4

Read Post | komentar

PKS : PDIP Harus Hati-hati Memberi Pernyataan

Jakarta - Anggota DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Refrizal menanggapi persoalan PDI Perjuangan yang menginginkan masjid diinteli jelang Pemilu presiden 2014. Menurutnya, PDI Perjuangan tidak memperkeruh suasana.

Refrizal mengatakan, sikap partai asuhan Megawati Soekarnoputri itu seperti zaman Orde Baru dan Orde Lama. Bahkan, belum berkuasa saja sudah arogan kepada ummat Islam.

"Kayak Orba (Orde Baru) dan Orla (Orde Lama), dulu kan masjid-masjid diinteli," kata Refrizal kepada INILAHCOM, Sabtu, (31/5/2014) malam.

Ia mengaku sepakat dengan pernyataan pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahwa, menginteli masjid itu sangat melukai hati ummat Islam.

"Seharusnya janganlah bersikap begitu, sekarang ini harus menenangkan suasana yang memanas. Hati-hatilah memberi pernyataan," ujarnya.

Di samping itu, ia juga menganggap hal wajar seorang ustaz menyampaikan pesan kepada para jama'ah agar memilih pemimpin yang tegas, jujur dan mandiri. Karena, sekarang ini sudah zamannya demokrasi.

"Dai/ ustad/mubaligh mempunyai kewajiban mengarahkan ummatnya untuk cerdas memilih pemimpin," jelas dia.

Sebagaimana diberitakan, PDI Perjuangan menjalankan aksi intelijen terhadap masjid-masjid. Mengawasi setiap khotbah yang ada.

Anggota Tim Sukses Jokowi-JK Eva Kusuma Sundari tidak menampik itu. Dia mengatakan, memang kader partai yang muslim diminta untuk melakukan aksi intelijen terhadap masjid-masjid.

Pihaknya melakukan pengawasan terhadap masjid-masjid, karena dikhawatirkan menjadi tempat terjadinya kampanye hitam. [inilah]

Eva mengatakan, salah satu yang sudah menginstruksikan itu adalah PDC PDIP Jakarta Timur. "Karena memang serangan kepada Jokowi-JK di masjid-masjid sangat intensif," kata Eva. [inilah]
Read Post | komentar
 
© Copyright Indonesia Bangkit ! 2013 - Redesigned by @defio84 | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all