6 Modus KPK Bantu Istana dan Hancurkan Lawan-lawan Politik Istana

Sabtu, 16 November 2013

Atau @KPK_RI tdk mengerti menyusun prioritas kasus korupsi yg hendak diusut? Alangkah kasihannya rakyat indonesia. KPK tak berguna.

Kerugian negara akibat penyimpangan BBM bersubsidi itu sekitar 44 triliun pertahun dgn asumsi raibnya 11 juta kiloliter BBM. Modusnya sdh capek dijelaskan di semua media, sayangnya @KPK_RI pura2 buta, tuli dan bisu. Tdk pernah mau usut mafia di @PTPERTAMINA


Tahun lalu hny gara2 twit kami tentang mafia BBM di @PTPERTAMINA yg juga melibatkan Ronnie Moediatmo adik kandung Dirut Karen Agustiawan. Karen langsung pontang panting lari merapat ke Samad Ketua KPK dan tiba2 pengen nonton bareng. Saat itu KPK msh pny wibawa. Ditakuti.

Karen takut jika kasus mafia sewa kapal tangker pertamina yg diurus adiknya diusut @KPK_RI. Maklum, Ronnie terima fee US$ 150,000/cargo. Sementara setiap tahun, pertamina itu sewa sampai 55-60 cargo. Kalikan saja dgn US$ 150.000 = US$ 9 juta per tahun fee utk Ronnie.

Sekarang situasinya beda. Setelah @KPK_RI dipimpin Samad cs selama 1.5 tahun, para koruptor tdk lagi takut sama KPK. Bisa diatur hehe. Skrg @KPK_RI tdk lagi ditakuti. Tdk ada wibawanya terutama bagi para koruptor besar yg dilindungi istana. Koruptor istana dan @KPK_RI posisinya sama. Setara. Sama2 antek dan binaan Istana. Temanan. Sohib. Ga mgkin jeruk makan jeruk hehe. 

Jadi jika ada korupsi para pejabat atau pengusaha binaan Istana maka @KPK_RI pura2 tidak tahu bahkan turut membantu.

Bantuan yg diberikan @KPK_RI thdp para koruptor antek istana bermacam2, antara lain :
  1. KPK pura2 tidak tahu atau mengaku belum mengetahui informasi terkait korupsi yg ditanyakan kepada @KPK_RI.
  2. KPK menahan laporan yang masuk dari masyarakat ke Direktorat Pengaduan Masyarakat (Dit Dumas KPK). Tak teruskan ke Dit Lidik KPK.
  3. KPK malah membocorkan informasi ke pihak Istana mengenai adanya laporan korupsi dari masyarakat ke KPK.
    Tujuannya adalah agar pihak Istana segera cari solusi: amankan kasus korupsi, hilangkan jejak & barang bukti. Atau perintahkan instansi penegak hukum lain untuk duluan masuk usut kasus korupsi tsb sehingga ada alasan ke publik, KPK ga bs masuk.
  4. KPK membantu koruptor binaan Istana dgn cara memperlambat dan menahan selama mungkin proses hukumnya. Kalau perlu sampai rakyat lupa terhadap kasus2 korupsi antek2 Istana tsb.
    Contohnya banyak banget : korupsi banggar, petral, pajak dll.  Mau lebih kongkrit? Lihat kasus korupsi investasi pertamina /petral US$ 1.5 milyar (15 T) di Kilang Minyak Libya. Sdh 6 thn macet. Lihat kasus korupsi di PT. TPPI sebesar Rp. 17 triliun. Macet. Lihat kasus penyerobotan lahan tambang Bukit Asam dan Aneka Tambang. Puluhan triliun kerugian negara. DIS dan PA laporkan ke KPK. Aman. Atau kasus korupsi Bea Masuk Impor film Asing sebesar Rp. 500 M, juga aman sentosa. Bahkan Hartati lapor Ratu, eh Dirjen BC dipecat! Dan puluhan bahkan ratusan kasus korupsi lain yg libatkan Istana cs, dijamin tdk disentuh @KPK_RI . Takut ‘diantasarikan’ hehe
  5. KPK mengalihkan isu korupsi besar atau org sangat sangat penting (VVIP) dgn usut dan gembar gemborkan kasus baru.
    Contoh konkritnya dilihat dari kasus Fatonah. Selain hancurkan PKS dan simbol2 Islam, KPK jg alihkan publik dari kasus Andi dan Ibas. Gara2 kasus Fatonah si agen asing (mungkin Aussie, tp kami lbh condong agen AS) dan 40 wanita figurannya, rakyat lupa kasus andi ibas. Bahkan rakyat juga lupa 31 kasus korupsi Nazar senilai 6.1 Triliun, lupa TPPU nya bersama Uno di Garuda. Lupa dgn Hambalang tahap I. Padahal ada sedikitnya 25 Koruptor lain yg belum diusut di Hambalang tahap I? Kenapa @KPK_RI MENIPU rakyat dgn usut Hambalang Tahap II? Lihat saja nama2 beken yg terlibat di Hambalang Tahap I. Mulai dari dosen SBY, sampai pada timsesnya http://t.co/fQXufWRNza. Eh kok bisa @KPK_RI semprul itu mau usut Hambalang II ? Iki maksudne opo? Ngapusi opo merekengkel? KPK sontoloyo. Tukang Tipu hehe.
  6. KPK digunakan oleh Istana utk menjerat target tertentu meski target tsb sebenarnya blm atau tdk layak jd tersangka. Dipaksakan.
    Contoh nyata adalah Anas urbaningrum. Difitnah habis2an, dibilang korupsi trliunan, trus ratusan M, turun lg milyaran, turun lagi.. Terus turun sampai tak ada lagi yg bisa dipakai TSK kan anas. Utk keterlibatan anas di sertifikasi tanah hambalang saja, KPK frustasi. Samad & pimpinan KPK lainnya yg ditekan habis utk TSK kan anas sesegera mungkin temui jalan buntu. Penyidik bolak balik dipanggil Samad.
    Kesal karena sampai 4 kali dipanggil dan diminta bukti korupsi anas yg tidak ada itu, penyidik2 KPK gusar dan semprot Samad! “Pak Ketua, KPK ini institusi penegak hukum. Bukan lembaga politik. Jgn seret KPK ke ranah politik” Samad kaget dengar jawaban penyidik2. Samad sdh koar2 di media dan janji pd TBS elit Istana utk segera TSK kan anas. Trnyata tak ada bukti. Fitnah Nazar dan I Mulyono saja.
    Akhirnya, demi mengejar target batas akhir Penyusunan Caleg / DCS PD, SBY terpaksa offside & “perintahkan” KPK TSK kan anas. Harus. Selama 1.5 thn anas dihajar oleh tsunami opini. 700 Milyar uang sumbangan koruptor2 dihabiskan. Anas ga juga jadi TSK. Kok bisa ?
    Sebelumnya KPK bantu bikin opini seolah2 anas urbaningrum itu adalah koruptor besar. Konglomerat. Sbgn publik terkecoh. Ikut benci anas. Terpaksa @KPK_RI TSK kan anas dgn dasar Gratifikasi Harier yg diterima anas sebelum dia jadi agta DPR. Aneh tapi terjadi. Lucu tp Zalim
Itulah 6 modus yg digunakan @KPK_RI utk bantu Istana menghancurkan lawan2 /musuh2 politiknya. Selain Istana, ada juga majikan KPK yg lain seperti Ery Riyana cs yg sampai saat ini masih cawe2 titipkan agenda busuk di KPK.

Lalu kenapa masih ada juga segelintir pihak yg percaya penuh pada @KPK_RI? Jawabnya macem2. Pertama : Orang tsb tidak mengerti ilmu politik atau ilmu hukum. Atau org tsb memang bego. Kenapa begitu?

Dalam ilmu politik/hukum, SANGAT JELAS dan TEGAS dijarkan: Power tends to corrupt, absolute power corrupts absolutely! Adagium abadi. Artinya : Sdh sangat jelas dan terbukti sejak dari peradaban manusia ini ada berlaku prinsip dasar : Kekuasaan cenderung menyeleweng .. Kekuasaan cenderung menyeleweng. Kekuasaan yg absolut PASTI menyeleweng. Nah ! Termasuk dan terutama adalah KPK di Republik Indonesia.

Karena KPK adalah lembaga penegak hukum yg punya kewenangan lebih besar drpd lembaga hukum lain, maka KPK pasti cenderung menyeleweng ! Adagium itu berlaku universal. Diseluruh dunia. Kapan saja dan dimana saja. Mutlak. Kecuali, lembaga tsb dipimpin &berisikan para nabi.

KPK RI sejak jilid I sampai jilid 3 ini selalu ada penyelewengan. Bisa berupa abuse of power, korupsi, suap, kriminalisasi dst. KPK jilid I jelas ada Pimp Ruki jelas pernah menyeleweng. Ruki pribadi jg pernah telp2 temannya yg mau ditangkap agar amankan diri

Penyelewengan (corrupts) KPK jilid I yg sangat tragis dan memilukan rakyat adalah kriminalisasi pada Ketua KPU yg Nazaruddin Sjamsuddin. Pdhl saat itu, Prof @nazarsjamsuddin Sjamsuddin dan RI mendapat applaus luar biasa dari seluruh dunia atas suskesnya pemilu lgsg pertama

KPK jilid II mulai makin rusak ketika antasari azhar jadi ketua @KPK_RI. Banyak suap2 utk order kasus target tertentu. Namun, kebusukan @KPK_RI pada saat itu tertutupi kinerja KPK yg cukup luar biasa dan mampu tumbuhkan wibawa KPK dimata publik.

KPK jilid 2 separuh jalan dipimpin oleh Busyro Muqoddas. Masa ini adalah masa2 emas KPK RI. Busyro catat prestasi luar biasa. Sbg mantan Ketua KY, Busyro lgsg start dgn tangkapi semua hakim korup dan doyan suap. Seret ke penjara. OTT tiap saat. Geger!

Selesai hakim2, pejabat2 korup lain ditangkapi KPK. Tdk peduli dari partai manapun. Semua diseret BM ke penjara, luar biasa KPK ! Tapi akibatnya, BM dimusuhi oleh semua partai. Difitnah antipartai. Disunat masa jabatannya sbg Ketua KPK. Innalilahi…

Bgmn dgn KPK jilid 3? Ini adalah KPK yang terburuk dalam sejarah peradaban Indonesia. Ada pimpinan yg tak ngerti hukum. Kacau ! Ada pimpinan yg tak mengerti prosedur dan proses penyidikan. Padahal semua sdh diatur UU. Bahkan ada wakil ketua KPK yg KONYOL!

Dia bilang bhw dia menetapkan tersangka korupsi karena dia penyidik punya keyakinan. Alat bukti? Ga cukup. Hanya dari saksi2 yg lemah. KPK jilid III, selain lemah penguasaan hukum juga lemah intergritasnya. Bermasalah semua. Termasuk potensi jadi TSK krna rekayasa saksi2

Buruknya KPK jilid 3 ini semakin parah ketika 4 dari 5 pimpinannya (kec Busyro), kesemuanya potensi terancam jadi TSK kapan saja. Istana sdh pnya bukti2 yg cukup utk perintahkan polri usut dan proses pelanggaran /pidana thdp 4 pimp KPK tsb. Kacau. KPK TERSANDERA!!

Situasi dimana @KPK_RI tersandera oleh elit istana ini adalah SUATU KONDISI YANG SANGAT BERBAHAYA. Waspadalah..sekianlah..Merdekalah. [rdzmn]
Read Post | komentar

Negara Terkaya di Dunia adalah Indonesia

Indonesia adalah Negara yang teramat kaya, bahkan sampai disebut sebagai surga dari timur. Semua tentu sudah paham mengenai hal ini. Untuk sedikit memperjelas kekayaan bangsa ini, mari kita urai semuanya satu persatu sehingga kita bisa lebih melihat kekayaan negara kita sesungguhnya.

1.    Negara ini punya pertambangan emas terbesar dengan kualitas emas terbaik di dunia.
Apa saja kandungan yang terdapat di tambang di Freeport? ketika pertambangan ini dibuka hingga sekarang, pertambangan ini telah mengasilkan 7,3 juta ons tembaga dan 724,7 juta ons emas. Yang mau bantu penulis untuk menghitung nilai tersebut dipersilahkan. Hitunglah sendiri dan Anda akan tercengang dengan nilainya.

Lalu siapa yang mengelola pertambangan ini? Bukan negara ini tapi Amerika! Persentasenya adalah 1% untuk negara pemilik tanah dan 99% untuk Amerika sebagai negara yang memiliki teknologi untuk melakukan pertambangan di sana.

Bahkan ketika emas dan tembaga di sana mulai menipis ternyata dibawah lapisan emas dan tembaga tepatnya di kedalaman 400 meter ditemukan kandungan mineral yang harganya 100 kali lebih mahal dari pada emas, ya.. dialah URANIUM!

Bahan baku pembuatan bahan bakar nuklir itu ditemukan di sana. Belum jelas jumlah kandungan uranium yang ditemukan di sana, tapi kabar terakhir yang beredar menurut para ahli kandungan uranium di sana cukup untuk membuat pembangkit listrik Nuklir dengan tenaga yang dapat menerangi seluruh bumi hanya dengan kandungan uranium di sana.
Freeport banyak berjasa bagi segelintir pejabat negeri ini, para jenderal dan juga para politisi nakal, yang bisa menikmati hidup dengan bergelimang harta dengan memiskinkan bangsa ini.

2.    Negara ini punya cadangan gas alam TERBESAR DI DUNIA! tepatnya di Blok Natuna.
Berapa kandungan gas di blok natuna? Blok Natuna D Alpha memiliki cadangan gas hingga 202 TRILIUN kaki kubik!! dan masih banyak Blok-Blok penghasil tambang dan minyak seperti Blok Cepu dll. DIKELOLA SIAPA? EXXON MOBIL! dibantu sama Pertamina.

3.    Negara ini punya Hutan Tropis terbesar di dunia.
Hutan tropis ini memiliki luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah terlengkap di dunia. Letaknya di pulau Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi. Sebenarnya jika negara ini menginginkan kehancuran dunia sangat mudah saja buat mereka. Tebang saja semua pohon di hutan itu maka bumi pasti hancur.
Karena bumi ini sangat tergantung sekali dengan hutan tropis ini untuk menjaga keseimbangan iklim karena hutan hujan amazon tak cukup kuat untuk menyeimbangkan iklim bumi. Dan sekarang mereka sedikit demi sedikit telah menghancurkanya hanya untuk segelintir orang yang punya uang untuk perkebunan dan lapangan Golf. Sungguh sangat ironis sekali.

4.    Negara ini punya Lautan terluas di dunia.
Dikelilingi dua samudra, yaitu Pasifik dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan yang tidak dimiliki negara lain. Saking kayanya laut negara ini sampai-sampai negara lain pun ikut memanen ikan di lautan negara ini.

5.    Negara ini punya jumlah penduduk terbesar ke 4 di dunia.
Dengan jumlah penduduk segitu harusnya banyak orang-orang pintar yang telah dihasilkan negara ini, tapi pemerintah menelantarkan mereka-mereka. Sebagai sifat manusia yang ingin bertahan hidup tentu saja mereka ingin di hargai. Jalan lainnya adalah keluar dari negara ini dan memilih membela negara lain yang bisa menganggap mereka dengan nilai yang pantas.

6.    Negara ini memiliki tanah yang sangat subur.
Karena memiliki banyak gunung berapi yang aktif menjadikan tanah di negara ini sangat subur, terlebih lagi negara ini dilintasi garis khatulistiwa yang banyak terdapat sinar matahari dan hujan.
Jika dibandingkan dengan negara-negara Timur Tengah yang memiliki minyak yang sangat melimpah negara ini tentu saja jauh lebih kaya. Coba kita semua bayangkan karena hasil mineral itu tak bisa diperbaharui dengan cepat.

Dan ketika seluruh minyak mereka telah habis maka mereka akan menjadi negara yang miskin karena mereka tidak memiliki tanah sesubur negara ini yang bisa ditanami apapun juga. “Bahkan tongkat kayu dan batu jadi tanaman”.

7.    Negara ini punya pemandangan yang sangat eksotis dan lagi-lagi tak ada negara yang bisa menyamainya.

Dari puncak gunung hingga ke dasar laut bisa kita temui pemandangan yang sangat indah di negara ini. Negara ini sangat amat kaya sekali, tak ada bangsa atau negara lain sekaya INDONESIA! tapi apa yang terjadi? Untuk EXXON MOBIL OIL, FREEPORT, SHELL, PETRONAS dan semua PEJABAT NEGARA yang “menjual kekayaan Bangsa untuk keuntungan negara asing, diucapkan terima kasih”[rzmn]
Read Post | komentar

Anda Masih Percaya KPK?

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi satu-satunya lembaga penegak hukum yang memiliki surplus dukungan dibanding lembaga serupa. Ini pun ditunjukkan dengan berbagai riset publik, KPK nomor wahid. Namun, ada pertanyaan yang mungkin cenderung naif, yakin Anda masih percaya KPK?

Riset publik yang menempatkan KPK sebagai lembaga nomor wahid pijakannya adalah persepsi. Ini dibangun dengan basis asumsi oleh subyek yang menilai atas obyek yang dinilai. Begitu cara kerja persepsi terbentuk. Begitu pula persepsi terhadap lembaga KPK. Riset yang berbasis persepsi ini tak mementingkan unsur kualitatif.

Padahal, penilaian secara kualitatif penting dilakukan. Apalagi lembaga negara seperti KPK yang kerjanya berbasis undang-undang, mutlak dilakukan penilaian secara kredibel. Itu pula yang didesak kalangan DPR yang meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit kinerja terhadap KPK. Ini sesuai dengan amanat UU No 15 Tahun 2006 Pasal 6 ayat (3). BPK mendapat tugas pemeriksaan terhadap kinerja suatu lembaga.

Bukan bagian dari audit, namun serangkaian kronologi peristiwa dalam pengungkapan kasus Hambalang yang menampilkan aktor KPK, belakangan patut menjadi bahan telaah bersama. Ini terkait hiruk pikuk Anas Urbaningrum yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK 22 Februari 2013 lalu.

Dimulai dari dakwaan KPK atas Dedy Kusdinar yang dibacakan Jaksa KPK I Kadek Wiradana Kamis (7/11/2013) lalu. KPK menyebutkan Anas menerima aliran dana Hambalang sebesar Rp2,21 miliar. Uang tersebut dimaksudkan untuk pemenangan Kongres Partai Demokrat Mei 2010.
Secara runtut, disebutkan uang pertama kali diserahkan pada 19 April 2010 sebesar Rp500 juta, kemudian pada 19 Mei 2010 sebesar Rp500 juta, 1 Juni 2010 sebesar Rp500 juta, 18 Juni 2010 sebesar Rp500 juta, dan terakhir 6 Desember 2010 sebesar Rp10 juta.

Menariknya, jika ditotal seluruh dana tersebut tidak mencapai Rp2,21 miliar sebagaimana yang disebut Jaksa KPK. Namun jumlahnya hanya Rp 2,01 miiar. Artinya selisih Rp200 juta 'raib'.
Melalui Juru Bicara KPK Johan Budi mengklarifikasi ke Jaksa KPK ihwal raibnya angka Rp200 juta tersebut. "Bahwa di hal 70 ada kalimat yang hilang dan harus ditambahkan. Ini sudah disampaikan ke hakim," kata Johan, Jakarta, Jumat (8/11/2013).

Johan menambahkan, ada dua hal yang perlu dicatat terkait dakwaan tersebut. "Pertama soal angka dan huruf yang tidak sama dan jumlah. Harusnya ada kata-kata 'di antaranya' 'rinciannya'. Totalnya menurut pengakuan (jaksa) itu Rp2,21 miliar. Jadi kurang yang 200 juta itu, bukan jumlahnya menjadi berkurang," terang Johan.

Namun Johan tidak tahu pasti alasan tidak tercantumnya uang Rp200 juta yang menjadi bagian Rp2,2 miliar untuk Anas tersebut. "Mungkin gak diketahui tanggalnya sehingga tidak dimasukkan dalam rincian," kata Johan menduga.

Alasan KPK memang cenderung naif. KPK yang selama ini dikenal kerja yang hati-hati yang menekankan akurasi seperti abai urusan yang sangat penting terkait dakwaan terhadap tersangka. Jelas, ini bukan perkara biasa saja.
Perkara lainnya yang baru muncul ihwal penyitaan uang sebesar Rp1 miliar. Klaim KPK, duit itu milik Anas Urbaningrum, karena berada di kamar pribadi Anas dan di kediaman Anas. "Uang Rp1 miliar ditemukan dalam tas di lemari. Ini terletak di lantai 2 di kamar pribadi, di rumah pribadi, di rumah yang berada di Jl Selat Makasar Perkav AL, SHM 6251," kata Johan.

Namun, klaim Johan dibantah pengurus PPI Tri Dianto. Menurut Tri Dianto, uang itu merupakan kas PPI yang berasal dari dana patungan pengurus PPU. "Harus diketahui KPK, sejak tanggal 15 September 2013, rumah Anas sudah diwakafkan untuk ormas PPI. Anas sudah tidak pernah di rumah ini. Jadi apa yang dilakukan KPK salah alamat. Uang Rp1 miliar di Rumah Pergerakan, kantor Ormas PPI," sebut Tri Dianto.

Belum lagi sikap penyidik KPK yang 'tebang pilih' dalam penyitaan dokumen di Rumah Pergerakan PPI. KPK nyatanya tidak mengambil buku yang bergambar Ibas Yudhoyono. Namun justru mengambil buku bergambar Anas. Padahal, niat awal KPK ke PPI untuk menelusuri jejak Mahfud Suroso di Athiyyah Laila. Tudingan diskriminatif pun meluncur dari kubu Anas.

Menguliti kerja KPK dalam penuntasan kasus korupsi tampaknya akan semakin menguak sisi lain lembaga super body itu. Gugatan atas raibnya Bu Pur di dakwaan KPK atas terdakwa Dedy Kusdinar, serta mendiamkan aktor yang disebut dalam persidangan seperti Sengman Tjahja dan Bunda Putri dalam kasus suap impor daging sapi, akan semakin memunculkan kecurigaan dan pertanyaan publik apakah lembaga ini sudah independen. Anda masih percaya KPK? [inilah]
Read Post | komentar

1000 Warga menjaminkan dirinya untuk kebebasan Caleg PKS

ilustrasi
MUARO BUNGO - Fauzan, mantan Kepala Desa Sirih Sekapur yang ditahan atas laporan Marlina, akhirnya dibebaskan. Fauzan yang juga caleg PKS dibebaskan setelah sekitar seribu warga Desa Sirih Sekapur mendatangi Polres Bungo untuk menjamin kebebasan Fauzan. 

Fauzan dibebaskan pada pukul 11.00, namun baru bisa pulang sekitar pukul 13.00 setelah menyelesaikan berbagai administrasi.

"Fauzan langsung pulang ke rumahnya. Saya berharap kasus ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan," ungkap Rudi Wijaya anggota DPRD Kabupaten Bungo Kamis (13/11) kemarin.

Berbeda dengan Fauzan yang dibebaskan, Sekretaris Desa Sirih Sekapur, Mahmili, kini ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Bungo karena diduga melakukan pemalsuan data surat keterangan menikah.

Menurut pihak Polres Bungo, Mahmili disangka telah memberikan informasi palsu dalam surat keterangan yang ditandatangani Fauzan, kepala Desa Sekapur Sirih saat itu.

Surat keterangan ini digunakan Mahmili menikahi Marlina. Padahal, sebelumnya Mahmili sudah pernah menikah di Pekanbaru. Namun, pernikahan pertama Mahmili tidak dicatatkan ke KUA. Ketika keduanya bercerai, mereka berpisah begitu saja tanpa ada akta perceraian.

Akibat pembuatan surat keterangan ini, mantan Kepala Desa Sirih Sekapur Fauzan sempat ditahan di Polres Bungo. (jambiekspres)

Read Post | komentar

Umar Khatab, S.Pd, Sang Comic Stand-Up Comedy dari PKS Pekanbaru

caleg pks pekanbaru, daftar caleg pekanbaru
Bang Umar begitu sering dipanggil oleh kader-kader PKS di Pekanbaru, pemuda 35 tahun yg dicalonkan oleh DPD PKS Pekanbaru sebagai Caleg DPRD Pekanbaru Dapil 4 No. Urut 4 pada Pemilu 2014 ini dikenal sebagai seorang yg lucu dan gokil, dengan joke-jokenya yg khas, beliau sering menghibur ketika menjadi pembawa acara di panggung-panggung acara DPD PKS Pekanbaru, layaknya comic di standup comedy.

Tapi, walaupun orang-orang mengenalnya seperti itu, kiprah dakwahnya di Pekanbaru tidak diragukan lagi. Banyak prestasi-prestasi yg membuat dakwah Islam dikenal oleh masyarakat Pekanbaru dengan tangan dinginnya, khususnya anak-anak muda dari kalangan pelajar dan mahasiswa, karena dengan ciri khasnya yg lucu dan gokil itu sangat disenangi oleh kalangan pada segmentasi ini.

Memulai kiprah dakwahnya sejak masih kuliah, kini Umar Khatab, S.Pd dipersiapkan oleh DPD PKS Pekanbaru untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Pekanbaru di DPRD Kota Pekanbaru, untuk Anda yg suka, kenali lebih jauh, dan ingat 9 April 2014 jangan lupa datang ke TPS.
daftar caleg pekanbaru, profil caleg pks pekanbaru
Brosur Umar Khatab, S.Pd, Caleg DPRD Pekanbaru Dapil 4 No. Urut 4 (klik untuk memperbesar tampilan)






 

Read Post | komentar

Tingkatkan Daya Saing Beras Lokal, Gubsu Luncurkan Beras Premium

Beras Mart produksi Perum Bulog diluncurkan di Medan bertepatan dengan peringatan Hari Krida Pertanian, Kamis (14/11). Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho berkesempatan meluncurkan beras super premium berharga ekonomis itu.

Dalam kesempatan itu Gubsu mengajak PNS di lingkungan Pemprov Sumut untuk mengkonsumsi Beras Mart ini. Harapannya dengan mengkonsumsi beras produk petani lokal yang bercitarasa lezat namun harga ekonomis ini bisa membantu petani lokal dan mengurangi dampak gejolak harga beras.

"Dengan mengkonsumsi Beras Mart yang harganya sangat terjangkau seluruh kalangan berarti kita sudah membantu petani dalam negeri khususnya petani di Sumatera Utara. Karena Beras Mart itu sendiri merupakan hasil panen petani yang dikelola langsung oleh Perum Bulog Divre Sumatera Utara,"ujar Gubsu yang pada kesempatan itu bersama Ketua TP PKK Sumut membeli Beras Mart kemasan 5 Kilogram seharga Rp 45 ribu.


Kepala Perum Bulog Divre Provinsi Sumatera Utara Nasrun mengatakan,  Beras Mart merupakan beras super premium yang dipasarkan secara ritel di gerai-gerai Bulog Mart. Beras super premium ini harganya memang lebih murah dibanding beras-beras kelas serupa di pasaran. 


Harga bisa lebih murah, karena Bulog meluncurkan Berat Mart dengan tujuan memutuskan mata rantai perdagangan beras yang kerap menjadi pemicu gejolak harga. Bila dahulu jalurnya dari petani, kilang padi hingga agen dan pedagang, maka untuk Beras Mart ini Bulog langsung membeli dari petani kemudian mengemasnya untuk dijual ke masyarakat. Namun pada tahap awal beras berkualitas berharga ekonomis ini dijual untuk kalangan PNS. 


"Kita harap Beras Mart tak hanya bisa menaikkan produksi petani dan menaikkan harga jual mereka tapi juga menguntungkan konsumen," kata Nasrun.



Pada peringatan itu, Gubsu juga membacakan kata sambutan Menteri Pertanian RI. Dimana memaknai Hari Krida Pertanian, harus dibarengi semangat memperkuat komitmen untuk mencapai empat target sukses melalui swasembada dan swasembada berkelanjutan, peningkatan diversifikasi pangan, peningkatan nilai tambah, daya saing dan ekspor dan peningkatan kesejahteraan petani.


Sumber daya manusia pertanian merupakan faktor penting perlindungan dan pemberdayaan petani nantinya mendorong petani Indonesia bisa maju dan sejahtera ditengah ancaman krisis pangan global dunia. Upaya ketahanan pangan tidak lagi terfokus pada ketersediaan  dan konsumsi akan tetapi berorientasi pada produksi kemandirian dan kedaulatan pangan.


Gubsu yg juga Kader PKS ini menyatakan, kemampuan negara dan bangsa memproduksi pangan yang beraneka ragam di dalam negeri akan menjamin pemenuhan kebutuhan pangan bagi warganya. Untuk itu perlu dimanfaatkan potensi sumber daya alam, manusia, sosial, ekonomi dan kearifan lokal secara bermartabat. [tajuk]
 
Read Post | komentar

[Wajib Baca] Skema Kejahatan Terbesar di Muka Bumi (END)

Munculnya Pajak Penghasilan

Di tengah keputusasaan, pemerintah akhirnya meminta nasehat dari Fabian. Mereka menganggapnya sebagai orang bijak dan selalu memiliki solusi atas permasalahan uang. Fabian mendengar keluhan dari pemerintah dan akhirnya menjawab, “Banyak orang yang tidak bisa menyelesaikan persoalan mereka, mereka membutuhkan orang lain untuk melakukannya. 

Tentu Anda setuju bahwa semua orang berhak atas kebahagiaan dan berhak atas semua kebutuhan pokok mereka bukan? Satu-satunya cara untuk menyeimbangkan situasi adalah mengambil dari yang kaya dan memberikan kepada yang miskin. Kenalkan sebuah sistem baru yaitu pajak. Semakin banyak kekayaan seseorang, semakin banyak dia harus membayar pajak. Sekolah dan rumah sakit seharusnya gratis bagi mereka yang tidak sanggup membayar…”

Selesai memberikan nasehat, Fabian pun tidak lupa mengingatkan pemerintah, “Hm, jangan lupa Anda masih berhutang kepada saya. Tetapi baiklah, saya akan membantu Anda. Sekarang Anda hanya perlu membayar bunga kepada saya, Anda bisa menunda pembayaran hutang pokok kepada saya.”

Pemerintah mempercayai Fabian, dan mereka pun segera memperkenalkan pajak penghasilan, semakin banyak yang Anda dapatkan, semakin tinggi pajak yang Anda bayarkan. Tak seorang pun anggota masyarakat yang setuju. Namun, sama seperti sebelumnya, mereka harus membayar atau masuk penjara.

Lingkaran Setan

Pedagang lagi-lagi harus menaikkan harga jual barangnya. Para pegawai kembali menuntut kenaikan gaji, bisnis-bisnis mulai gulung tikar, ataupun mulai mengganti tenaga manusia dengan mesin. Siklus ini berulang-ulang dan memaksa pemerintah memperkenalkan berbagai skema-skema sosial lainnya.


Pengaturan tarif dan perlindungan mulai diterapkan untuk menyelamatkan industri-industri tertentu dari kebangkrutan dan menyediakan lapangan kerja. Sebagian orang mulai bertanya-tanya apakah tujuan dari kegiatan produksi ekonomi adalah untuk memproduksi barang atau hanya untuk menyediakan lapangan kerja.

Seiring memburuknya keadaan, orang-orang mulai mengendalikan upah pegawai, kontrol biaya, dan segala macam kontrol-kontrol lainnya. Pemerintah pun berupaya mendapatkan lebih banyak uang lewat pajak penjualan, pajak penghasilan, dan pajak-pajak yang lain. Sebagian orang mulai memperhatikan bahwa sejak petani menaman padi sampai beras sampai ke tangan Ibu rumah tangga, ada lebih dari 50 jenis pajak yang sudah dibayarkan.

“Pakar” mulai muncul dan sebagian mulai terpilih untuk bekerja di pemerintahan, namun tahun demi tahun berlalu dan mereka tidak berhasil menyelesaikan permasalahan apapun, kecuali bahwa pajak perlu “disesuaikan” yang mana dalam kebanyakan kasus artinya harus dinaikkan.
Fabian mulai menuntut pembayaran atas bunga pinjamannya, dan semakin lama semakin banyak porsi pajak yang digunakan untuk membayar kepadanya.

Kemudian mulai muncul apa yang disebut dengan partai politik, orang-orang di masyarakat mulai berargumentasi partai mana yang orang-orangnya bisa menyelesaikan permasalahan mereka. Mereka mulai bertengkar mengenai personalitas, idealisme, lambang partai dan berbagai hal lainnya kecuali asal muasal permasalahan mereka.

Di kota tertentu, bunga pinjaman yang harus dibayar sudah melebihi total penerimaan pajak tahunan yang bisa dikumpulkan. Bunga-bunga baru pun mulai diperhitungkan atas bunga yang belum dibayarkan.
Secara perlahan-lahan kekayaan riil dari negara mulai berpindah tangan ke Fabian dan kawan-kawannya dan mereka memiliki kendali yang semakin lama semakin besar atas kehidupan masyarakat. Namun, pengendalian mereka belum selesai. Mereka menyadari bahwa situasi tidak akan benar-benar aman sebelum semua orang berhasil dikendalikan.

Pengendalian Media Massa

Kebanyakan orang yang menentang sistem ini bisa dibuat diam dengan tekanan finansial, ataupun dengan ejekan publik. Untuk melakukan ini Fabian dan kawan-kawan membeli kepemilikan dari semua koran, TV, dan radio dan menyeleksi orang-orang apa yang boleh bekerja di dalamnya. Kebanyakan dari orang-orang ini sebenarnya benar-benar ingin memperbaiki keadaan, tetapi mereka tidak menyadari bagaimana mereka sedang diperalat. Solusi mereka selalu terarah kepada akibat dari masalah, bukan penyebab dari masalah.

Ada bermacam-macam surat kabar, satu untuk sayap kanan, satu untuk sayap kiri, satu untuk kelas pekerja, satu untuk kaum pengusaha, dan seterusnya. Tidak masalah koran yang mana yang Anda percayai, selama Anda tidak memikirkan penyebab awal dari permasalahan.
Rencana Fabian sudah hampir selesai, seluruh negara saat ini berhutang kepadanya. Melalui pendidikan dan media, dia mengendalikan pikiran masyarakat. Orang-orang hanya akan berpikir sejauh yang dia inginkan.

Menggenggam Kekuasaan

Setelah seseorang memiliki jauh lebih banyak uang dari yang sanggup dia gunakan, apa lagi yang akan menyenangkan hatinya? Bagi mereka yang memiliki mentalitas menguasai, jawabannya adalah kekuasaan, kekuasaan mutlak atas kemanusiaan.

Kebanyakan tukang emas akhirnya mengarah ke sana. Mereka mengetahui rasanya kaya raya, dan perasaan itu tidak lagi cukup untuk memuaskan mereka. Mereka membutuhkan tantangan dan kesenangan baru, dan kekuasaan atas massa adalah permainan berikut.
Mereka percaya mereka adalah kelompok superior atas lainnya. “Adalah hak dan kewajiban kami untuk mengatur. Masyarakat tidak tahu apa yang baik untuk mereka. Mereka perlu dikendalikan dan diatur. Mengatur adalah takdir dari kami.”

Lahirnya Bank Sentral
Di seluruh penjuru negeri, Fabian dan kawan-kawan memiliki banyak perusahaan pembiayaan. Memang, masing-masing perusahaan dimiliki secara pribadi. Secara teori mereka adalah saingan masing-masing. Namun, kenyataan yang sebenarnya adalah mereka semua saling bekerja sama dengan seksama. Setelah berhasil membujuk pemerintah, mereka mendirikan sebuah institusi yang mereka sebut dengan Bank Sentral. Mereka bahkan tidak perlu mengeluarkan modal untuk mendirikannya, mereka menciptakan kredit dengan menggunakan uang deposit masyarakat.
Institusi ini tampak sebagai badan yang meregulasikan suplai uang dan merupakan bagian dari pemerintah. Tetapi anehnya, tidak ada wakil pemerintah yang diizinkan untuk duduk di badan Direktur di dalamnya.

Pemerintah tidak lagi meminjam secara langsung dari Fabian, pemerintah sekarang meminjam dengan cara menerbitkan surat hutang kepada Bank Sentral. Jaminan dari surat hutang ini adalah penerimaan pajak tahun berikut. Ini adalah bagian dari rencana Fabian, menyingkirkan kecurigaan orang kepadanya dengan membuat kesan seolah-olah suplai uang dikendalikan oleh pemerintah. Kenyataannya, di balik layar, dialah yang memegang kendali.

Secara tidak langsung, dialah yang mengendalikan pemerintah. Tidak penting siapa yang terpilih sebagai wakil rakyat di pemerintahan. Fabianlah yang memegang kendali atas uang, darah dan nyawa dari perdagangan sebuah bangsa.

Pemerintah selalu mendapatkan uang yang mereka inginkan, tetapi bunga selalu dikenakan pada setiap pinjaman. Semakin lama semakin banyak orang yang memerlukan bantuan sosial pemerintah, dan tak lama kemudian pemerintah sadar bahwa mereka kesulitan bahkan hanya untuk membayar bunga saja, apalagi hutang pokok.

Sebagian orang mulai bertanya, “Uang adalah sistem yang diciptakan manusia. Bukankah seharusnya sistem ini bisa diubah agar uang menjadi pelayan, bukan sebaliknya?” Namun semakin lama jumlah orang-orang ini semakin sedikit dan suara mereka hilang di tengah sebuah masyarakat yang tidak lagi peduli.

Pemerintahan berubah, partai yang berkuasa juga bisa berubah, namun kebijakan utama tidak. Tidak masalah siapa yang menjadi pemerintah, rencana besar Fabian semakin lama semakin mendekati kenyataan dari tahun ke tahun. Kebijakan pemerintah tidak lagi ada artinya. Rakyat mulai dikenai pajak mendekati ambang batas mereka, mereka tidak lagi sanggup membayar. Waktunya sudah hampir matang bagi Fabian untuk aksi finalnya.

Jangan Sisakan Sedikitpun

10% dari suplai uang masih dalam bentuk uang kertas dan koin. Ini harus dimusnahkan sama sekali tetapi tidak boleh menimbulkan kecurigaan publik. Selama masyarakat masih memiliki uang (kertas maupun koin), mereka bebas untuk membeli dan menjual sesuka hati mereka, mereka masih memiliki sedikit kontrol atas kehidupan mereka.

Munculnya ‘Uang Plastik’ Kartu Kredit

Tidaklah selalu nyaman untuk membawa uang tunai dan koin. Cek juga tidak bisa diterima bila sudah keluar dari sebuah komunitas tertentu. Oleh karena itu, sebuah sistem yang lebih baru perlu dipikirkan. Sekali lagi Fabian memiliki jawabannya. Organisasinya akan menerbitkan sebuah kartu plastik yang memiliki data pemegangnya: nama, foto, dan nomor penduduk.

Saat kartu ini akan digunakan, pedagang akan menyambungkan komputernya untuk mengecek kredit dari kartu tersebut. Seandainya tidak ada masalah, pemegang kartu ini boleh membeli barang seharga limit tertentu.

Awalnya orang akan diizinkan untuk berhutang sedikit. Seandainya uang ini dibayarkan dalam sebulan, maka tidak ada bunga yang perlu dibayarkan. Ini tidak masalah untuk kelas pegawai, tetapi bagaimana ini bisa berlaku juga untuk para pedagang dan pengusaha? Mereka harus mempersiapkan mesin-mesin, kemudian menjalankan proses manufaktur dari barang yang akan mereka produksi, membayar gaji pegawai, menjual barang dagangannya dan membayar kembali hutang mereka. Bila melewati satu bulan, mereka akan dikenai bunga 1.5% per bulan dari nilai hutang mereka. Total 18% setahun.

Pengusaha tidak memiliki jalan lain selain menambahkan 18% ke dalam nilai jual dagangan mereka. Namun kelebihan uang / kredit (18%) ini tidak pernah dipinjamkan kepada siapapun. Di seluruh negeri, para pengusaha disuruh menjalani misi mustahil untuk membayar kembali $118 untuk setiap $100 yang mereka pinjam, tetapi kelebihan $18 ini tidak pernah diedarkan oleh Bank sejak awal.
Namun Fabian dan kawan-kawan menikmati status yang semakin penting di masyarakat. Mereka menjadi orang-orang penting yang terhormat. Pengumuman dan pendapat mereka tentang finansial dan ekonomi bahkan bisa disetarakan dengan sabda suci spiritual.

Di bawah beban bunga yang terus bertambah, banyak perusahaan kecil menengah yang mulai bangkrut. Lisensi-lisensi khusus diperlukan untuk menjalankan operasi-operasi tertentu, jadi perusahaan-perusahaan yang tersisa memiliki semakin banyak hambatan dalam berusaha. Fabian memiliki dan mengendalikan semua perusahaan besar beserta ratusan anak perusahaan mereka. Perusahaan-perusahaan itu tampak seperti saingan satu sama lain, tetapi dialah yang ada di balik semua perusahaan itu. Para kompetitor perlahan-lahan dipaksa gulung tikar. Tukang kayu, konstruksi, listrik dan industri-industri kecil menengah menjalani takdir yang sama, dibeli oleh perusahaan raksasa milik Fabian yang memiliki proteksi dan perlakuan khusus dari pemerintah.

Perbudakan Total

Fabian menginkan kartu plastik ini untuk menggantikan semua uang kertas dan koin. Rencananya adalah saat semua uang kertas dan koin ditarik, hanya bisnis yang menggunakan kartu komputerlah yang akan beroperasi.

Dia mengetahui bahwa suatu ketika orang-orang akan kehilangan kartu mereka dan tidak bisa membeli ataupun menjual sebelum identitas mereka bisa dibuktikan. Dia ingin agar dibuatkan sebuah hukum : sebuah hukum yang mengharuskan semua orang untuk memiliki sebuah nomor identifikasi yang ditato di dalam tangan mereka. Nomor ini cuma akan terlihat dengan sinar tertentu, yang dihubungkan dengan komputer. Setiap komputer akan dihubungkan dengan sebuah komputer pusat yang memungkinan Fabian mengetahui segala transaksi mengenai semua orang…
* * *
Terminologi yang digunakan saat ini untuk melukiskan sistem finansial di atas adalah “Fractional Reserve Banking.” (Cadangan Terbatas Perbankan).
Cerita yang Anda baca di atas, tentu saja, adalah fiksi.

Namun, bila Anda merasa terganggu karena cerita ini sangat mirip dengan kenyataan hidup kita, dan Anda ingin mengetahui siapa Fabian ini sebenarnya dalam kehidupan nyata, titik mulai yang baik untuk Anda pelajari adalah para tukang emas di Inggris pada abad 16 dan 17 Masehi.

Sebagai contoh, Bank of England didirikan pada tahun 1694. Raja William saat itu berada dalam kesulitan finansial yang besar karena perang melawan Perancis. Para tukang emas kemudian “meminjamkan” 1,2 juta pound (nilai yang amat besar pada zaman itu) dengan syarat tertentu.
Bunga yang dikenakan adalah 8%. Jangan lupa bahwa di Magna Carta sebenarnya dikatakan bahwa mengenakan dan mengumpulkan bunga (riba) atas pinjaman akan dikenakan hukuman mati. Raja William dipaksa memberikan izin kartel resmi kepada para tukang emas, sebuah hak untuk menciptakan kredit.

Sebelum itu, operasi untuk menerbitkan lebih banyak kwitansi emas daripada emas yang sebenarnya dimiliki adalah tindakan ilegal. Namun sejak izin kartel itu keluar, tindakan itu menjadi legal.
Di tahun 1694, W.Petterson mendapatkan hak kartel atas Bank of England.[rodazaman] — END

* * *



* Tulisan ini diterjemahkan dari artikel Larry Hannigan, merupakan bab I pada buku Masa Lalu Uang dan Masa Depan Dunia (Pustaka Pohon Bodhi)
** Sekali lagi, kiranya artikel ini dibagikan sehingga lebih banyak yang sadar dan tercerahkan, seperti Anda yang telah tercerahkan.
Read Post | komentar
 
© Copyright Indonesia Bangkit ! 2013 - Redesigned by @defio84 | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all