Teladan Sang Qiyadah Dakwah di medan laga

Minggu, 03 November 2013


Teladan merupakan nasehat sejati dari seorang pimpinan dalam sebuah organisasi yg tidak memerlukan uraian-uraian yg panjang dan kalimat-kalimat hikmah yg menyentuh. 
Dengan memberikan teladan,  orang-orang yg dipimpin dalam sebuah organisasi akan serta merta  mengerti dan paham apa hal terbaik yg harus dilakukannya.

Itulah yg terlihat dalam agenda PKS Belanja DPC PKS Marpoyan Damai pada hari Ahad, 3/11/2013 di Pasar Pagi Arengka, Pekanbaru yg juga merupakan rangkaian LT3Besar yg wajib diikuti oleh seluruh kader dari berbagai jenjang keanggotaan dimana dia berdomisili.

Dalam kegiatan ini, tampak wajah-wajah qiyadah dakwah di PKS Riau yg tidak asing lagi bagi kader-kader PKS di Riau juga turut hadir. 

Adapun mereka adalah Ustadz. Hendri Munief, SE.Ak, MBA, Caleg DPR RI Dapil Riau 1 no. urut 3 yg juga merupakan Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi dan Kewirausahaan (PEDK) DPW PKS Riau, kemudian Ustadz. Amin Triawan, S.Si, Ketua MPW PKS Riau, yg juga merupakan mantan Ketua Umum DPW PKS Riau, terakhir Ustadzah Aida Malikha, S.Psi, M.Si, Caleg DPR RI Dapil Riau 1 no. urut 2 yg juga merupakan seorang psikolog ternama di Kota Pekanbaru. 

Semoga teladan dari para qiyadah ini dapat memotivasi kita untuk senantiasa berkontribusi dalam dakwah apapun jabatan kita dan dimanapun kita berada. (def)

Pak Amin Triawan, S.Si (Ketua MPW PKS Riau), sebelah kanan berbaju putih pakai topi pet hitam

 
Bu Aida Malikha, S.Psi, M.Si, Caleg DPR RI Dapil Riau 1 No. Urut 2



Ust. Hendri Munief, SE.Ak, MBA (Kabid. PEDK DPW PKS Riau), Caleg DPR RI Dapil Riau 1 No. Urut 3


Read Post | komentar

Umar Khatab, Caleg Dapil 4 Pekanbaru antusias ikuti PKS Belanja

LT3Besar merupakan agenda pemenangan pemilu 2014 yg dicanangkan sebagai program unggulan yg wajib diikuti oleh Kader PKS di seluruh Indonesia oleh DPP PKS.
Sejak digulirkan, DPC PKS Marpoyan Damai hingga kini sudah 3 kali melaksanakan agenda ini dan Alhamdulillah diikuti oleh sangat antusias oleh seluruh lapisan kader di DPC PKS Marpoyan Damai.

Begitu juga dengan Umar Khatab, S.Pd, caleg dapil 4 DPRD Pekanbaru dari PKS Pekanbaru No. urut. 4 ini, sebagai kader yg baik walaupun beliau diamanahkan oleh DPD PKS Kota Pekanbaru sebagai caleg di Pemilu 2014 yg akan datang dan juga menjabat sebagai Bendahara Umum DPD PKS Kota Pekanbaru saat ini, Bang Umar begitu beliau biasa dipanggil, tetap antusias dan tidak segan-segan untuk hadir mengikuti agenda PKS Belanja yg ditaja oleh DPC PKS Marpoyan Damai Ahad,3/11/2013 di Pasar Pagi Arengka, Pekanbaru ini. 

Dengan mengajak anak dan istrinya bersama kader-kader PKS dari Dapil 4 (Marpoyan Damai-Bukit Raya) terlihat beliau turut berbelanja di pasar pagi Arengka, Pekanbaru. Sambil menyapa masyarakat yg berbelanja dan pedagang yg sedang berjualan, Bang Umar tampak sumringah dengan menenteng beberapa plastik yg berisi belanjaan yg sudah dibelinya untuk keperluan sehari-hari dirumah.

Beginilah Kader PKS, tidak mengenal strata atau jabatan, ketika kerja dakwah memanggil selalu siap sedia menyahut panggilan itu. (def)

Biodata Singkat Umar Khatab, S.Pd

Nama Lengkap      
Umar Khatab
Tempat/Tgl. Lahir  
Pekanbaru, 8 Februari 1978
Jenis kelamin     
Laki-laki
Pendidikan Terakhir
S1. Pendidikan Ekonomi FKIP UNRI
Pengalaman Organisasi
2000                  : Ketum LSI Al Maidan FKIP UNRI
2001                  : Ketum UKMI Ar Royan UNRI
2005                  : Direktur Eksekutif YPPI Cendekia Riau
2005                  : Wakil Bendahara DPD PKS Pekanbaru
2005 - 2007       : Ketua Gugus Tugas Dakwah Sekolah Pekanbaru
2011 - sekarang : Bendahara Umum DPD PKS Pekanbaru
Pekerjaan Saat Ini
Wiraswasta
Jumlah Tanggungan Keluarga
1 istri 2 anak
Nama Istri
Juni Haryanti Harahap, S.Si


Baca juga : Umar Khatab, S.Pd, Sang Comic Stand-Up Comedy dari PKS Pekanbaru


Read Post | komentar

PKS B3lanja, m3n3bar Cinta di Pasar Pagi Ar3ngka



Ahad, 3 November 2013, struktur DPC PKS Dapil IV Pekanbaru (Marpoyan Damai-Bukit Raya) melaksanakan kegiatan PKS Belanja yaitu kegiatan belanja bersama para kader PKS ke pasar-pasar tradisional, kegiatan ini merupakan rangkaian dari agenda LT3Besar tingkat DPC yg dilaksanakan setiap 2 pekan sekali sesuai dengan instruksi DPP PKS.

Pada kesempatan ini, DPC PKS Marpoyan Damai selaku tuan rumah menentukan kegiatan PKS Belanja kali ini dilakukan di Pasar Pagi Arengka, Kelurahan Sidomulyo Timur.
Dimulai dengan berkumpul di Markaz Dakwah PKS Riau di Jl. Soekarno Hatta yg kebetulan berdekatan dengan lokasi pasar yg dituju, para kader terlebih dahulu diberikan arahan oleh Koordapil IV, Ust. Wirta. Kemudian sekitar pukul 07.00 Wib, para kader berjalan bersama menuju pasar pagi Arengka untuk berbelanja kebutuhan-kebutuhan dirumah sekaligus menyapa masyarakat yg sedang belanja serta para pedagang yg sedang berjualan.

Sekitar pukul 08.00 wib, sesuai arahan para kader kembali ke Markaz Dakwah PKS Riau untuk melanjutkan agenda lain dari rangkaian LT3Besar yaitu sesi tausiyah.
Sebelum sesi tausiyah, terlebih dahulu dilakukan refleksi seputar agenda PKS Belanja ini seperti evaluasi kegiatan, pesan dan kesan masyarakat dan pedagang yg dijumpai. 

Salah seorang kader yaitu Pak Syaifullah, kader dari DPC PKS Bukit Raya menyampaikan kesan dari salah seorang pedagang durian yg dijumpainya dimana pedagang durian tersebut menyambut antusias saat disapa oleh beliau, pedagang durian itu juga menyatakan akan mengajak masyarakat di kampungnya untuk memilih PKS di Pemilu 2014 dan bersemangat untuk membentuk kepengurusan ranting PKS di daerah tempat tinggalnya. Allahu Akbar.

Setelah mendengarkan pesan dan kesan dari para kader yg mengikuti kegiatan PKS Belanja, agenda dilanjutkan ke sesi tausiyah yang untuk kali ini mengambil tema Tarbiyah Siyasiyah dengan pentaujih  Ustadz Hendri Munif, SE.Ak,MBA yg juga merupakan caleg DPR RI Dapil Riau 1 No. Urut 3 dari PKS.


Pada tausiyahnya beliau mengingatkan kepada para kader untuk senantiasa bersemangat dan menjadikan agenda LT3Besar ini sebagai kegiatan yg menyenangkan.
Disela tausiyahnya juga beliau menyampaikan bahwa agenda politik yg dilakukan sekarang semata-mata hanya untuk kepentingan dakwah ilallah sebagaimana perkataan sahabat Rasulullah SAW Umar bin Khatab bahwasanya perluasan dakwah akan mudah dilakukan jika kita sudah menguasai 2 hal yaitu kekuasaan dan pundi-pundi ekonomi.

Pada agenda LT3Besar kali ini juga terlihat hadir para caleg-caleg lain dari PKS dan unsur pimpinan PKS yg berdomisili di kecamatan Marpoyan Damai dan kecamatan Bukit Raya seperti Umar Khatab, S.Pd, Elvira Rosya,S.Si, Boy Irwanto, Supriyanto, Nurhayatun Nufus, S.Pt (Caleg PKS Dapil 4 DPRD Pekanbaru), Aida Malikha, S.Psi, M.Si (Caleg PKS DPR RI Dapil Riau 1), Ustadz Amin Triawan, S.Si (Ketua MPW PKS Riau). (def)

Read Post | komentar

Gubernur Aher : Hati-hati beli kemeja di Amerika !

Sabtu, 02 November 2013



Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), mengingatkan pentingnya mencintai produk lokal. Pasalnya, produk lokal juga tidak kalah kualitasnya dengan produk luar negeri.

Bahkan, banyak produk asal Indonesia, khususnya Jawa Barat, yang diekspor ke luar negeri. Namun produk-produk tersebut tidak diberi label atau merek asal Indonesia.

Setelah tiba di negara pemesan, produk-produk itu diberi merek perusahaan asal Amerika atau Eropa. Anehnya, produk itu dibeli orang Indonesia ketika jalan-jalan ke luar negeri dan membanggakan produk yang dibelinya karena dibeli di negeri orang.

“Di Eropa atau Amerika, padahal banyak produknya buatan kita,” kata Aher di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (1/11/2013).

Ia lalu mencontohkan produk dari Metro Garmin di Kabupaten Bandung yang 99 persen tekstil hasil produksinya diekspor ke luar negeri. Namun produk yang dikirim itu polos alias tidak diberi merek.

Brand di luar negeri lalu menempelkan merek mereka pada barang produksi Indonesia itu. “Jadi hati-hati kalau beli kemeja di Amerika, jangan-jangan dibikinnya di Jalan Kopo, tapi diberi merek luar,” pungkasnya. [okezone]
Read Post | komentar

Yahudi, Bangsa yang Sering Memeras Bangsa Lain



Ataukah ada bagi mereka bagian dari kerajaan (kekuasaan)? Kendatipun ada, mereka tidak akan memberikan sedikit pun (kebajikan) kepada manusia,” (QS. An-Nisa : 53)

Bangsa Yahudi sangat egois dan bakhil serta berat untuk bersikap sedikit menguntungkan orang-orang di luar Yahudi. Bilamana mereka mempunyai kekuasaan, sangat kuat keinginannya membendung keuntungan jatuh pada orang lain, sekalipun keuntungan yang sedikit.

Bangsa semacam ini sikapnya sudah pasti sangat berkeinginan agar jangan muncul dikalangan bangsa Arab seorang Nabi pun, yang nanti memiliki sahabat-sahabat yang dapat membangun kekuasaan untuk menundukkan Bani Israill. Karakter Yahudi ini tetap dimiliki sampai hari ini
Bilamana mereka telah dapat memperoleh kekuasaan untuk kembali memegang Baitul Maqdis dan wilayah sekitarnya, sudah pasti kaum Muslimin dan ummat Kristen akan diusir dari tanah Qudus itu dan sama sekali tidak akan diberi bagian.

Tetapi adakah kekuasaan yang mereka inginkan itu akan teraih? Di dalam ayat ini tidak terdapat pembenaran ataupun pengingkaran. Tetapi ayat ini hanya menjelaskan bagaimana karakter mereka sekiranya ambisi mereka itu berhasil.

Apa sebab bangsa Yahudi senang memeras bangsa lain bila memegang kekuasaan? Ayat 54 QS. An-Nissa menjelaskan sebab-sebabnya sebagai berikut:

1. Tidak senang melihat manusia lain memperoleh kelapangan rezeki dari Allah, sehingga menjadi bangsa yang lebih hebat dari bangsa Yahudi.
2. Mereka dengki melihat kejayaan ummat Islam, sehingga menyebabkan mereka menjadi lemah dan tidak dapat menguasai dunia.

Maka untuk mencegah jangan sampai ummat Islam memperoleh kejayaan dan bangsa-bangsa lain menjadi lebih kuat ekonomi maupun pengetahuannya, karenanya mereka selalu memeras bangsa lain.
Abad XX ini telah membuktikan bagaimana bangsa Yahudi memeras bangsa Jerman, sehingga menyebabkan Hitler memimpin bangsa Jerman membinasakan bangsa Yahudi.  [sumber: 76 Karakter Yahudi Dalam Al-Qur’an, Karya:  Syaikh Mustafa Al-Maraghi]. [knrp]

Read Post | komentar

TB Silalahi: Ahli dari Inggris Latih Bahasa Tubuh SBY


Jakarta - Bahasa tubuh atau gerakan tangan menjadi ciri khas SBY saat menyampaikan pidato politiknya. Ternyata ada cerita menarik soal bahasa politik Ketum PD tersebut.

"Coba lihat Demokrat, itu kita yang mengusung politik 'Bersih, Cerdas, dan Santun'," kata Sekretaris Wanhor PD TB Silalahi, sembari menunjuk slide power point bergambar foto SBY.

Hal ini disampaikan TB Silalahi dalam Diskusi dan Bedah Buku 'Gus Dur Ku, Anda, Kita' karya Mohammad AS Hikam di Bentara Budaya, Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (2/11/2013).

TB pun membuka sedikit 'rahasia' di balik gerakan tangan SBY saat berpidato. Semuanya punya makna dan setiap gerakan menggambarkan wibawa seorang pemimpin.

"Coba lihat posisi tangannya, ketika ngomong 'bersih' tangan dia ada di dada. Ketika ngomong 'cerdas' dia melambaikan tangan pelan-pelan dengan badan tegap. Orang Jawa pasti tahu kalau posisi ini menunjukan kecerdasan seseorang. Nah ketika ngomong 'santun' posisi tangannya seperti itu (telapak tangan disatukan) dan posisi badan menunjuk menghormat," beber Silalahi.

Menurut Silalahi, itu bagian dari penghormatan seorang pemimpin kepada rakyat. Hal tersebut tidak dipelajari secara autodiak.

"Ini dilatih lho selama dua hari, sewaktu awal-awal, kita datangkan ahli dari Inggris, saya tahulah, orang saya kan timsesnya," beber Silalahi.

Dia kemudian menawarkan kepada Mahfud MD yang hadir di acara itu sebagai pembicara mencoba teknik itu. "Nah Pak Mahfud, kalau mau ikutin boleh-boleh saja tuh, kan mau nyapres," goda Silalahi disambut senyum Mahfud.

Tapi Silalahi kecewa karena citra yang sudah dibangun dari awal kadang dirusak kadernya sendiri. "Citra seperti ini dirusak oleh kader Demokrat. Coba lihat gaya ngomong mereka yang emosional. Tapi apa kata mereka ketika dipanggil? 'Ya biasalah Bang kalau di Medan itu biasa ngomong keras'," kata Silalahi sembari membuka slide berfoto Ruhut Sitompul dan Sutan Bhatoegana.

"Makanya hal lain yang memengaruhi kepemimpinan adalah kultur. Nah kita dari awal mencoba membangun kultur yang bersih, cerdas, dan santun," tuturnya. [detikcom]
Read Post | komentar

Istana Puji Penyaluran KUR Sumatera Barat

Jakarta – Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Andi Arief memuji Provinsi Sumatera Barat dalam penyaluran kredit usaha rakyat (KUR).
“Tanpa hingar bingar penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di Sumatra Barat sampai Juli 2013 sudah mencapai Rp3,6 triliun. Salah satu terbesar realisasi di Indonesia,” ujar Andi.

Dia memaparkan, tahun lalu, realisasi KUR yang disalurkan tujuh bank di Sumbar mencapai Rp3 triliun. Pada 2011 realisasinya baru Rp1,8 triliun. Sejak Pemerintah menggenjot KUR yang dimulai pada 2007, peningkatan realisasinya setiap tahun mencapai 20-50%. Realisasi tahun ini masih akan terus bertambah. Penyaluran KUR sebesar itu sudah menyentuh 169.227 debitur. Ditargetkan seluruh pelaku UMKM di Sumbar yang melebihi 500.000 orang bisa mendapatkan KUR. 

Menurut Andi, penyerapan KUR terbesar terjadi di sektor perdagangan, hotel, dan restoran. Pada 2013, sektor tersebut menyerap Rp2 triliun dana KUR. Adapun sektor pertanian menyerap Rp773 miliar dan sektor industri pengolahan menyerap Rp131 miliar.

Andi mengatakan mayoritas pelaku UMKM di Sumbar bergerak di bidang perdagangan. Porsi mereka mencapai 99%. Karena itu, penyaluran KUR diprioritaskan di sektor tersebut. Selain itu, resiko kredit di sektor tersebut juga terhitung kecil, yakni hanya 2,5%.

Andi pun memuji sikap Gubernur Sumbar Irwan Prajitno yang memposisikan dana KUR sebagai hak masyarakat. Dia juga menekankan pentingnya mempelajari karakter usaha masyarakatnya, mengadakan rapat reguler dengan delapan perbankan untuk mamastikan bahwa program wajib sebagai salah satu cara meredam kemiskinan dan mencipakan pengusaha lokal itu berjalan.[wartaekonomi]

Read Post | komentar
 
© Copyright Indonesia Bangkit ! 2013 - Redesigned by @defio84 | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all