Tampilkan postingan dengan label PKS Fight. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PKS Fight. Tampilkan semua postingan

Saksi PKS Tangguh Dalam Beragumentasi di TPS

Jumat, 11 April 2014

PKSMARPOYAN.ORG.PEKANBARU. Dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 2014, seluruh partai politik menyebar saksinya di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pada saat pileg kemarin (9/4) salah seorang anggota Garuda Keadilan  Riau- Nasrullah, mendapat mandat dari DPC PKS Marpoyan Damai menjadi saksi di TPS 17 kelurahan Tangkerang Barat, Pekanbaru. 
 
Nasrul, begitu dia dipanggil sehari-hari, menyadari betul betapa keberadaannya  di TPS sangat penting dalam menjaga dan memantau berlangsungnya proses pemungutan suara.“Saya lebih percaya diri karena sudah mengikuti pelatihan saksi PKS,” katanya. Benar saja, saat proses pemungutan suara, Nasrul selalu bersuara agar Pemilu berlangsung secara jujur dan adil.

“Ketika penghitungan suara DPR RI, petugas PPS melakukan kekeliruan dalam merekap jumlah untuk PKS. Saya langsung protes,” ujar Nasrul menceritakan. “Dalam telly saya, PKS mendapatkan 25 suara, namun petugas menuliskan 15. Saya kemudian mengajukan keberatan, saya tunjukkan jumlah semua suara yang masuk, dikurangi perolehan partai-partai, jelas sekali suara PKS harusnya 25 di sana.” 
 
Katanya meyakinkan. Sementara teman-temannya saksi dari partai yang lain hanya diam saja. Ternyata kebanyakan mereka hanya menunggu hasil akhir rekapan petugas KPPS. “Saya tidak diam, tetapi saya ikut menghitung sendiri, dan membandingkan dengan hitungan petugas,” kata Nasrul. 

“Saya langsung tahu jika ada yang tidak cocok atau tidak beres,” katanya sambil membetulkan kaca matanya. Kader muda PKS yang menjadi penggerak Garuda Keadilan Riau ini mengungkapkan, selama di TPS para saksi PKS selalu vokal berbicara dan menjadi rujukan bagi PPS maupun saksi yang lainnya. “Bagi saya ini pendewasaan politik, sangat mendidik sekali. Saya heran, teman-teman lain yang jadi saksi mereka justru curhat ke saya, katanya belum mengikuti pelatihan saksi, jadi mereka tidak tahu harus bagaimana.”

Bahkan ketika proses hitungan selesai, KPPS tidak memberikan lembar C1 (laporan untuk saksi red) yang asli, hanya fotokopi saja. Nasrul kemudian protes lagi. “Saya memimpin para saksi mengajukan keberatan, kita berusaha kooperatif dengan petugas. 

Saya jelaskan, nanti yang akan mendapat masalah KPPS ini juga, jika masalah ini sampai di tingkat kelurahan dan kecamatan pasti yang repot bapak- ibu juga, bagaimana kalau dipanggil lagi, dilakukan penghitungan ulang lagi, kan jadi tambah repot. Lagian ini kan sudah tercantum di undang-undang,” katanya.

Tidak jauh berbeda di TPS 16, di kelurahan yang sama saksi PKS dipercayaakan kepada Maulana. Maulana selalu bersuara dan meluruskan berbagai persepsi dan tindakan keliru dalam proses penghitungan suara KPPS.

 Kejadian menarik ketika itu adalah ketika ketua KPPS menterjemahkan suara sah dalam surat suara yang dicoblos lebih dari satu. Awalnya, yang mencoblos pada logo partai dihitung sah satu suara, kemudian mencoblos nama caleg dihitung satu suara.

 Namun begitu ada yaang mencoblos logo partai dan juga mencoblos nama caleg sekaligus, suara tetap dianggap sah akan tetapi petugas menghitung keduanya, sehingga terjadi penggelembungan suara.   

Saat itulah Maulana menunjukkan perannya sebagai saksi, dan akhirnya karena sudah berlarut-larut dalam adu argumentasi yang panjang, KPPS mempercayakan saja kepada Maulana untuk membuka dan menentukan suara sah dari setiap surat suara yang telah dicoblos di TPS itu.



by melindawarni@gmail.com



Read Post | komentar

Kader PKS 'Bertungkus Lumus' Hingga Kamis Dini Hari

Kamis, 10 April 2014



PKSMARPOYAN.ORG.PEKANBARU. Kader - Kader PKS memang sudah terkenal dengan militansinya, hal ini terbukti pada Pemilu 2014 ini, tidak ada satupun TPS yg tidak di isi oleh saksi dari PKS walaupun sebagian kecilnya juga diisi oleh para simpatisan yg ingin berkontribusi untuk mengawal suara Partai Dakwah ini.

Hingga dini hari saksi-saksi PKS masih berada di Kelurahan
Dari pantauan pksmarpoyan.org di Kota Pekanbaru, saksi-saksi PKS tidak beranjak dari TPS sebelum semua proses penghitungan dan rekapitulasi form C1 selesai dilakukan oleh KPPS yg rata-rata baru selesai pada jam 01.00 - 02.00 Kamis  (10/4) dini hari.

"Luar biasa kader-kader PKS ini, pagi-pagi mereka sudah pada hadir di TPS, sudah dini hari begini juga masih berada di TPS" celetuk salah seorang anggota KPPS disalah satu TPS.

Disamping itu, di Posko - Posko Real Count yg tersebar di setiap DPC- DPC PKS di Pekanbaru, pemandangan serupa juga terlihat, laptop yg berjejer dan berkas-berkas yg berserakan menjadi teman bagi kader-kader PKS pada Kamis dini hari hingga menjelang subuh.

Hingga pada Kamis pagi ini, Posko-Posko Real Count tersebut masih akan dipadati aktifitas entri dan rekapitulasi data-data perolehan suara yg tersebar di TPS-TPS. (def)
Read Post | komentar

Klinik Keliling Ala Ibu-Ibu Kader PKS, Tak Ada Alasan Untuk Tidak Melayani

Minggu, 06 April 2014

PKSMARPOYAN.ORG.PEKANBARU. Jatah  Kampanye rapat umum/mengumpulkan massa yang banyak untuk  DPC PKS Bukit Raya Kota Pekanbaru  telah habis. PKS Bukit Raya telah memanfaatkannya dengan melaksanakan Bakti Sosial pemeriksaan kesehatan, Pengobatan Gratis dan yang cukup fenomenal adalah jual BBQ alias Baju Bekas berQualitas yang ketika itu berlokasi di 3 lokasi di Kecamatan Bukit Raya sehingga PKS telah membuat “Pecah” wilayah tersebut yang kemudian siang harinya kader kader PKS Bukit Raya bergabung dengan kader-kader se Kota Pekanbaru dan  Provinsi Riau, untuk ikut dalam kampanye Akbar yang menghadirkan Ir. H Tifatul Sembiring beberapa waktu yg lalu.

Pemeriksan Kesehatan, Pengobatan Gratis dan BBQ ternyata cukup efektif dalam promosi PKS dan meng “closing” masyarakat untuk memilih PKS. Hal ini membuat semangat kader kader PKS terutama ibu-ibu semakin membara dan bertekad melaksanakannya sesering mungkin menjelang masa kampanye terbuka habis. Akan tetapi untuk melaksanakan hal serupa kader kader PKS Bukit Raya terbentur dengan peraturan untuk mengumpukan masyarakat dalam jumlah yang  besar/rapat umum karena tidak boleh setiap hari.

Hal ini tidak membuat ibu-ibu itu kehilangan akal untuk tetap melaksanakan Baksos. Tercetuslah ide Baksos Pelayanan Kesehatan Keliling/Klinik Keliling.

Secara metode Klinik Keliling ini sederhana, Ibu ibu kader PKS hanya datang kerumah simpatisan yang telah didata dan dihubungi sebelumnya  dan simpatisan ini hanya cukup memberi tahu tetangga dikiri kanan dan depan belakang bagi yang mau diperiksa kesehatannya. Bagi yang telah diperiksa diminta memberi tahu tetangga nya yang lain juga yang rumahnya mau dipakai untuk pemeriksaan, sehingga pemeriksaan kesehatan  akan berpindah pindah  terus.
 
Tim Pelayanan Kesehatan Klinik Keliling PKS
 
Tanpa ada atribut yang mencolok (baliho,banner dan bendera) dan juga pengeras suara, rumah rumah yang didatangi cukup penuh. Modal yang digunakan oleh kader PKS ibu ibu ini hanya alat pengukur Gula darah, asam urat,Kolesterol, dan tekanan darah serta obat obatan seadanya. Semakin lebih meyakinkan bahwa PKS memang melayani masyarakat, kegiatan ini dihadiri juga Dokter & Apoteker untuk mengawal Pemeriksaan dan Pengobatan Keliling. 
 
Kegiatan Pemeriksaan dan Pengobatan Keliling ini dilaksanakan setiap hari mulai 1 April yang lalu sampai habis masa kampanye terbuka, dilakukan setelah sholat Ashar pukul 4 sampai pukul 6 sore, dengan rata rata masyarakat yang ikut 30 orang . 

Tanpa terasa kegiatan ini telah menjangkau 30 % wilayah Kecamatan bukit raya dan sangat membantu mendatangi wilayah wilyah yang belum dijamah oleh Gesit (Gerakan Silaturrahmi) dan DS (direct Selling) yang juga sudah setiap hari dilakukan oleh kader kader PKS Bukit Raya. 

Insya Allah dengan semua kegiatan yang telah dilakukan, DPC PKS Bukit Raya dengan semua kader bertekad target untuk menyumbang 2 kursi  DPRD Kota untuk Dapil IV (Bukit Raya, Marpoyan Damai) dan menyumbang suara signifikan untuk DPRD Prov Riau Dapil Kota Pekanbaru dan DPRI RI Dapil Riau 1 akan tercapai …Amin…..



by @PKS_bukitraya
Read Post | komentar

Sosialisasi Pemilu, Kader-Kader Perempuan PKS Pelalawan Tembus Pedalaman Riau, Luar Biasa !!!

Kamis, 27 Maret 2014

Kader muda perempuan di PKS Kabupaten Pelalawan tidak ingin ketinggalan dalam mensosialisasikan PKS kepada masyarakat di pedalaman. Sama halnya dengan berbagai aktifitas sosialisasi yang dilakukan oleh para kader PKS di seluruh nusantara, Gerakan Silaturrahim (GESIT) juga mulai dijadikan sebagai agenda rutin.

Namun ternyata demikian juga dengan Maridah HS Caleg muda perempuan PKS Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau. Dengan mengambil titik kumpul di Sekretariat DPD PKS sekitar jam 09.00 Wib pagi (23/4/2014), dengan semangat membaja mereka semakin berkobar untuk tetap mensosialisasikan Partai Nomor Urut 3 ini kepada masyarakat di Desa Logas Kecamatan Bunut. 

Berangkat menuju perkampungan jauh, yang harus dilewati dengan kendaraan melalui darat yang tidak singkat (kurang lebih tiga jam).

Panasnya hari tak menyurutkan semangat para akhwat (baca : perempuan lajang) ini. Mereka, para akhwat muda PKS Pelalawan memberikan sosialisasi di Perkampungan Logas, menembus hutan.

Disela-sela memberikan sosialisasi, Caleg Daerah Pemilihan 2 dengan nomor Urut 8 ini juga mengenalkan caleg PKS lainnya mulai dari caleg Kabupaten, Propinsi, DPR RI dan tak ketinggalan DPD RI. 

Dengan simultan dan berkesinambungan satu persatu caleg diperkenalkan kepada masyarakat setempat.

Canda tawa dan obrolan ringan mewarnai kegiatan sosialisasi PKS ini. Masyarakat bahagia menyambutnya. Ini merupakan bukti kasih sayang kader akhwat PKS kepada masyarakat, dan semoga dengan ini pula menjadi bukti bahwa Apapun Yang Terjadi KaderPKS  Tetap Melayani. #AYTKTM #PKSm3nang. *

by @fathurjustice

*pkspelalawan.org

 Luar biasa, memasang banner di pohon-pohon pun mereka lakoni demi #PKSm3nang



Read Post | komentar

Relawan PKS Kudus Tembus Pedalaman Bantu Korban Banjir

Kamis, 23 Januari 2014

Hampir di sebagian besar wilayah Pulau Jawa dalam tiga hari terakhir dilanda banjir, termasuk di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Hujan terus menerus selama tiga hari terakhir, membuat beberapa kecamatan di kota Kretek ini dilanda banjir. 

Wilayah dengan kondisi paling memprihatinkan adalah di kecamatan Mejobo lantaran ada lima desa yang hampir seluruh wilayahnya tenggelam. Tak pelak lagi warga yang rumahnya terendam harus pergi mengungsi.

Desa Jepang, Gulang dan Mejobo adalah desa yang paling dekat, sehingga balai desa di ketiga kelurahan ini menjadi tempat penampungan warga. Pengungsi yang sebagian besarnya wanita dan anak-anak ini dievakuasi menggunakan truk-truk dengan menempuh jarak 3-5 km.

Tidak ketinggalan dengan saudaranya di Jakarta dan kota-kota lain, kader PKS di kecamatan Mejobo juga langsung bergerak cepat untuk membantu korban banjir. Posko bantuan langsung didirikan dengan berpusat di desa Jepang, kec Mejobo, Kudus. Bantuan yang dikumpulkan berupa nasi bungkus, selimut, pakaian bayi langsung didistribusikan.

Selain itu, anggota kepanduan mengevakuasi korban, dengan menembus daerah banjir dan membawa warga untuk mengungsi ke balai desa terdekat dengan menggunakan kendaraan truk. Tercatat, ada lebih dari 800 warga yang mengungsi di empat desa sekitar posko.

Di desa Jepang ada 200 jiwa, desa Gulang 300 jiwa, desa Payaman dan Mejobo ada 300 jiwa. Belum termasuk yang mengungsi di rumah-rumah warga. Ketua DPD PKS, Ust Setia Budi Wibowo yang juga satu-satunya Aleg Kab. Kudus dari PKS ini langsung mencanangkan Gerakan 1000 Nasi Bungkus dan memimpin langsung pembagian nasi bungkus.

Bahkan beliau juga memimpin langsung menembus desa Kirig dengan perahu gethek (kayu) dengan menempuh 3 km dari desa Payaman. "Semua kader di Mejobo harus siap untuk menjangkau semua wilayah bencana. Mari terus bekerja, terus melayani," katanya.

Sulikin, salah satu warga desa Kirig menyatakan kebahagiaannya mendapatkan perhatian dari PKS. "Terima kasih kepada tim PKS yang telah berani menembus banjir membawa bantuan sampai ke sini," katanya. *

Foto : Ilustrasi
Read Post | komentar
 
© Copyright Indonesia Bangkit ! 2013 - Redesigned by @defio84 | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all