Aher Siap Jadikan Jabar Basis Prabowo - Hatta

Senin, 26 Mei 2014

JAKARTA -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menjadi bagian dari tim pemenangan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Pria yang akrab disapa Aher ini ditunjuk sebagai ketua tim kampanye daerah di Provinsi Jawa Barat.

Selepas mengikuti pertemuan di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Ahad (25/5) malam, Aher mengatakan, pembentukan tim kampanye di daerah berjalan lancar. Ia mengatakan, tim di provinsi dan kabupaten/kota sudah ada yang terbentuk.

"Insya Allah kita akan deklarasi besar," kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu. Aher memberikan kesempatan untuk tim di kabupaten/kota membentuk barisan hingga Senin (26/5).
Selanjutnya, Aher mengatakan akan ada rapat konsolidasi tim provinsi dan tim kabupaten/kota. Pada Rabu (28/5), Aher mengatakan semua tim kampanye, ormas, dan juga relawan akan melakukan deklarasi di Bandung.

"Kalau urusan menggerakan massa, saya tukang menggerakan dari dulu," ucap Aher.

Setelah mendapat mandat dari tim pemenangan nasional, Aher mengaku akan bergerak maksimal. Ia mengatakan, bertanggung jawab penuh untuk bisa membawa kemenangan pasangan Prabowo-Hatta di Jawa Barat.

"All out, tidakk bisa setengah-setengah. Kalau ditugaskan gak pernah setengah-setengah juga. Maka insya Allah di Jabar menang," kata Aher. [rol]
Read Post | komentar

Hadapi Pilpres, PKS Siapkan Relawan Digital dan Humas yang Tangguh

Jumat, 23 Mei 2014

Menghadapi perang digital jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) seperti sekarang ini, Sekretaris Bidang Humas DPP PKS Dedi Supriadi mengatakan PKS akan menyiapkan relawan digital dan Humas yang tangguh.

“Data terbaru kita di tingkat struktural pusat twitter @PKSejahtera memiliki 108 ribu followers, sementara facebook kita di tingkat pusat mencapai like 39.902. yang menjadi kebanggaan tersendiri tentu adalah relawan digital di Indonesia yang mencapai 300 ribu relawan, belum lagi relawan digital di masing-masing daerah yang jumlahnya cukup signifikan,” ujar Dedi keterangan pers yang diterima republika, Kamis (22/5).

Oleh karena itu, guna menyiapkan relawan Humas se-Indonesia, PKS mengadakan rapat koordinasi nasional (rakornas) di Surakarta untuk ikut berupaya memenangkan Prabowo-Hatta.

“Dengan adanya Rakornas ini, tentunya menjadi titik konsolidasi untuk mempersiapkan sinergi PKS dengan partai koalisi di Pilpres 9 Juli mendatang,” katanya.

Dedi menyatakan agenda Rakornas ini akan dihadiri oleh seluruh komponen Humas di seluruh tanah air. Ia mengklaim PKS memiliki relawan digital dan humas yang tangguh.

Terpisah, Koodinator Media Center DPW PKS Jateng, Muntafingah menyatakan Rakornas ini juga sebagai sarana komunikasi internal dari berbagai komunitas yang ada di Humas.

“Ada 150 peserta yang akan menjadi peserta agenda ini, yang terdiri dari para Ketua Bidang Humas di tingkat provinsi se-Indonesia dan koordinator di berbagai divisi kehumasan PKS,” kata Fingah.

Rencananya, acara akan menghadirkan pakar komunikasi nasional yang membantu mengarahkan para relawan humas menempatkan fungsi humas yang tepat sasaran.

“Selain itu, berbagai acara komunitas untuk membahas strategi pemenangan Pilpres juga menjadi salah satu agenda, diketahui kita memiliki komunitas foto, video, relawan digital, kunjungan media juga telah disiapkan untuk mensukseskan acara tersebut,” pungkasnya.

Selain Humas DPW se-Indonesia, Rakornas Humas PKS ini juga akan diikuti oleh para pegiat humas dari berbagai divisi, seperti divisi Relawan Digital (Redi), divisi PKS TV, divisi komunitas relawan foto, dan para pegiat humas seluruh Indonesia.[dm/pksnongsa.org]

Read Post | komentar

PKS Solo : Matador di Kandang Banteng

Secara ukuran Partai pengusung, Prabowo - Hatta sudah lebih unggul di atas kertas daripada Jokowi - Jusuf Kalla. Dalam pemberitaan media pun, Prabowo - Hatta lebih banyak muncul daripada Jokowi - Jusuf Kalla.

Namun bagaimana dengan kota Solo atau Surakarta ? Kita tahu bahwa salah satu Capres kali ini berasal dari Kota Solo, Jokowi. Pada Pemilu Legislatif kemarin meski dikatakan bahwa "Jokowi Effect" tidak begitu banyak memberikan pengaruh dalam skala nasional, tapi di Kota Solo pengaruh ini luar biasa hebat, bahkan mampu menaikkan target Partai pengusung utamanya, PDIP. PDIP Kota Solo mampu menguasai 24 Kursi DPRD Kota Solo atau 53,3 %.

Lalu bagaimana PKS di Solo ? PKS di Solo dalam ukuran perolehan kursi, mampu menjadi nomor 2 setelah PDIP dengan 5 Kursi, yang di peroleh dari masing-masing dapil 1 kursi. walaupun dalam ukuran suara, PKS bukan nomor 2, tapi PKS mampu menjadi "2 Besar".
 
Senin (19/5) lalu, Majlis Syuro DPP PKS telah memutuskan dukungan untuk Prabowo - Hatta dalam Pilpres ke depan. Menyikapi keputusan ini, PKS Kota Solo mempunyai cara pandang sendiri,

Kota Solo memang kandang "banteng", dan sang "banteng" pada Pileg kemarin telah menunjukkan kekuatannya dengan menjadi pemenang.

Maka untuk menghadapi kekuatan "banteng" diperlukan kelihaian, kecekatan, dan keberanian dari Sang Matador. seorang Matador yang terampil dan pandai, mampu menarik simpati dan dukungan dari penonton. Saat sang Matador berhasil melumpuhkan banteng, maka para penonton bersorak ria dengan gembira. Dan inilah yang akan kita tunggu dan kita harapkan dalam "permainan" ini, yaitu saat "Sang Matador" menang dengan melumpuhkan "Banteng" yang perkasa.

Sugeng Riyanto, Ketua DPD PKS Solo
Ini akan menjadi pemberitaan yang luar biasa nantinya bahwa pada akhirnya sang Banteng terkalahkan di kandangnya sendiri. Maka kita lihat saja nanti, PKS Solo dengan koalisinya, Gerindra, PAN, PPP, PBB, Golkar mengusung Prabowo - Hatta menghadapi Jokowi - JK dengan PDIP nya, Nasdem, PKB, dan Hanura.

Itulah ungkapan Ketua DPD PKS Kota Solo, Sugeng Riyanto, S.Si ketika pkslaweyan.org meminta pendapat terkait peta politik PKS dalam menghadapi PilPres nanti.

" Dalam konteks Solo, kita akan menjadi MATADOR dikandang BANTENG. Mari kita nikmati permainan ini "

 Dua pasangan Capres dan Cawapres yang sudah mendaftarkan dirinya ke KPU akan bersaing ketat ke depan, memperebutkan suara rakyat. Joko Widodo - Jusuf Kalla dengan gerbong PDIP, Nasdem, PKB dan Hanura. Sedangkan Prabowo - Hatta Rajasa dengan gerbong Gerindra, PAN, PKS, PPP,PBB dan Golkar.

Pemilihan Presiden sudah di depan mata, tinggal 48 hari lagi momen Pesta Demokrasi terbesar ke dua itu akan menghampiri rakyat Indonesia, setelah kemarin kita disuguhi 'jamuan' Pemilihan Umum anggota legislatif.

" Kita akan menjadi MATADOR dikandang BANTENG. Mari kita nikmati permainan ini " Sugeng Riyanto, S.Si (Ketua DPD PKS Kota SOLO)

[AB/pkslaweyan.org]
Read Post | komentar

Prabowo Punya Hobi Seperti Anjuran Rasulullah Saw

Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa telah resmi didaftarkan sebagai calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) Republik Indonesia 2014-2019 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sesuai aturan, dua pasang calon ini wajibkan melampirkan biodata mereka ke KPU.

Dalam biodatanya yang dipublikasikan di laman www.kpu.go.id, Prabowo menulis hobinya seperti anjuran Rasulullah Saw dalam hadits yang diriwayatkan Bukhari-Muslim, “Ajarilah anak-anak kamu berkuda, berenang dan memanah”.

Prabowo mengaku memiliki empat macam hobi, yakni membaca, berkuda, berenang, dan menembak. “Siapa berani, menang!” demikian tulis pria 62 tahun ini di dalam kolom moto hidupnya.

Lebih lanjut, Prabowo juga membeberkan riwayat pendidikannya yang sebagian besar dihabiskannya di luar negeri. Sejak sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA), Prabowo sudah ‘melanglang buana’ di sejumlah negara dalam kurun waktu 1960-1967. Ia menyelesaikan SD-nya di Kuala Lumpur (Malaysia), SMP di Zurich (Swiss), dan SMA di London (Inggris).

Prabowo baru kembali ke Indonesia setelah diterima di Akademi Militer Nasional, Magelang pada 1970, dan kemudian lulus pada 1974. Selain itu, ia juga aktif mengikuti pendidikan informal yang berkaitan kemiliteran di Jerman dan Amerika Serikat.

Layaknya biodata secara umum, Prabowo juga memaparkan riwayat pekerjaannya. Di karier militernya, Prabowo memulainya sebagai komandan peleton pada 1976 hingga Panglima KOSTRAD pada 1998. Di dunia bisnis, bapak satu anak ini pernah menjabat sebagai Presiden/CEO PT Kertas Nusantara. Hingga kini, Prabowo masih menjabat sebagai Presiden/CEO PT Nusantara Energy dan Komisaris Utama PT Tidar Kerinci Agung sejak 2002.

Pengalaman organisasi Prabowo juga beragam. Saat ini, ia memimpin sejumlah organisasi. Yakni, Ketua Yayasan Pendidikan Kebangsaan (sejak 2001), Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani (sejak 2004), Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (sejak 2004), Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (sejak 2008), dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra (sejak 2008).

Prabowo juga telah menulis dua buku, yakni “Membangun Kembali Indonesia Raya” (terbit 2009) dan “Surat untuk Sahabat” berisi kumpulan 10 surat yang ia kirim kepada jutaan orang yang tergabung dalam jaringan facebook miliknya (terbit 2013).

Tak ketinggalan, capres yang diusung Partai Gerindra, Golkar, PAN, PKS, PPP, dan PBB ini juga menampilkan sejumlah penghargaan yang berhasil digondolnya. Yakni, tujuh penghargaan yang diberikan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dan penghargaan “The First Class The Padlin Medal Ops Honor” dari Pemerintah Kamboja. [pkskelapadua]

Read Post | komentar

Sosok Prabowo di mata mantan Jenderal TNI

 Mantan Kepala Staf Umum TNI Letnan Jenderal TNI (Purn) Suryo Prabowo menilai calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto merupakan pribadi yang mengagumkan. Lantaran, Prabowo memiliki jiwa patriotik tinggi, pantang menyerah dan memiliki perhatian yang tinggi pada bawahan.

"Jiwa patriotik Prabowo itu bagi saya luar biasa, sangat mengagumkan. Hati dan isi kepalanya cuma ada Indonesia. Saya kaget dan terkesima, tiap kali mendengar lagu Indonesia Raya, Prabowo langsung berdiri sigap mengambil sikap sempurna. Ini mengingatkan saya pada pasukan Jepang yang selalu hening dan hormat jika lagu kebangsaan mereka, Kimigayo dinyanyikan walaupun oleh seorang anak kecil," ujar Suryo kepada wartawan di Jakarta, Kamis (22/5).

Selain itu, lanjut dia, Prabowo juga tipikal orang yang pantang menyerah. Mental pantang menyerah itu tercermin dalam berbagai prestasi yang diraihnya. Bahkan, Prabowo pernah menancapkan bendera merah putih di Puncak Gunung Everest pada 1997 lalu.

"Dunia mengakui, tidak mudah menaklukkan puncak tertinggi di Gunung Everest. Dengan tekad yang kuat pada tahun 1997 Tim Nasional Indonesia terdiri dari Kopassus, Wanadri, FPTI dan Mapala UI yang diprakarsai Prabowo berhasil mengibarkan merah putih di puncak Gunung Everest," kata dia.

Suryo menambahkan Prabowo pun dikenal sangat perhatian pada kesejahteraan prajuritnya. Hal ini memang tidak diketahui banyak orang, namun, setiap prajurit yang pernah dipimpin Prabowo pasti merasakan hal tersebut.

"Hingga saat ini banyak prajurit mantan anak buahnya terutama yang cacat karena membela merah putih sampai sekarang dibantu dan bekerja di perusahaannya," pungkas dia.

Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa sudah mendaftarkan diri menjadi peserta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat di Jakarta, Selasa (20/05) siang. Pasangan tersebut diusung koalisi Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Golkar dan Partai Bulan Bintang (PBB). [merdeka]
Read Post | komentar

Sahabat Prabowo Bengkalis Mulai Terbentuk

Kamis, 22 Mei 2014

Jaringan Sahabat Prabowo Bengkalis mulai terbentuk. Jaringan ini akan dibentuk di seluruh untuk memenangkan Prabowo-Hatta pada Pilpres mendatang.

Riauterkini - DURI - Guna memenangkan pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Hatta pada pemilihan presiden Juli mendatang, mesin politik partai Gerindra mulai berjalan. Salah satunya dengan mengintensifkan pembentukan jaringan sahabat Prabowo.Jaringan itu rencananya akan terus digiatkan hingga ke desa-desa.

Ketua Koordinator Sahabat Prabowo Kabupaten Bengkalis Adihan, Rabu (21/5/14) menjelaskan bahwa pembentukan jaringan sahabat Prabowo di kabupaten Bengkalis sudah mulai dilakukan secara intensif.

Bekerja sama dengan struktur DPC Gerindra Kabupaten Bengkalis, pihaknya berusaha menggencarkan pasangan Prabowo-Hatta ke tengah-tengah masyarakat.

"Kami siap memenangkan Prabowo- Hatta sebagai Presiden 2014- 2019 di wilayah Kabupaten Bengkalis. Untuk Hal itu Kami Juga sudah mempersiapkan Jaringan sahabat Prabowo bahkan sampai Ke desa-desa di Kabupaten Bengkalis," ujar Adihan bersama Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bengkalis Indrawan Sukmana Adian.

Sukmana Adian yang sudah dipastikan mengisi kursi legislatif DPRD Bengkalis periode 2014-2019 Dapil Pinggir dari Partai Gerindra itu mengatakan, pembentukan jaringan sahabat Prabowo ini tidak hanya di Kabupaten Bengkalis, tapi seluruh kabupaten di Indonesia.
Tujuannya tak lain untuk makin mengkristalkan dukungan bagi pasangan yang dinilai sangat layak untuk memimpin Indonesia ini. "Pasangan Prabowo-Hatta sangat layak untuk memimpin negeri ini. Prabowo cerdas dan tegas, sementara Hatta punya pengalaman pemerintahan. Jadi kemampuannya saling mendukung," jelas Adihan.

Tidak hanya membentuk Jaringan Sahabat Prabowo, sosialisasi berupa spanduk gambar pasangan ini juga sudah mulai terlihat di titik strategis di Kota Duri. Spanduk sederhana bertuliskan atas nama bangsa Indonesia Prabowo-Hatta yang memuat gambar pasangan ini cukup menarik perhatian warga. Terutama yang berada di Simpang Jalan Desa Harapan dan Simpang Pokok Jengkol.

"Spanduk Prabowo-Hatta ini simpel, tapi menarik," ujar Rahmat warga Pokok Jengkol. [riauterkini]
Read Post | komentar

Prabowo-Hatta yang Pertama Lapor Harta ke KPK

Pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa sudah melaporkan harta kekayaaan terbarunya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pasangan capres-cawapres yang diusung Gerindra, PAN, PKS, PPP, Golkar dan PBB itu menyerahkan LHKPN terbarunya pada Selasa (20/5) kemarin.

"Kemarin yang sudah melapor Prabowo dan Hatta Rajasa. Hari ini Joko Widodo," kata Jurubicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (21/5).

Prabowo Berjasa menjadi pasangan capres/cawapres pertama yang melaporkan LHKPN terbaru ke KPK. Keduanya, mengirim perwakilan untuk menyerahkan laporan tersebut.

Berapa harta pasangan yang diusung oleh koalisi yang dikomandoi oleh Partai Gerindra itu, Johan belum bisa membeberkannya. "Masih dalam proses verifikasi," terang dia.

Sementara itu,. Johan menambahkan, pasangan capres Joko Widodo, Jusuf Kalla, baru akan melaporkan LHKPN, Kamis (22/5).  "Besok JK akan melapor," tambah Johan.[rmol]

KPK sudah mengirimkan surat edaran kepada Komisi Pemilihan Umum yang meminta seluruh bakal calon presiden dan calon wakil presiden melaporkan harta kekayaannya yang terkini.

Sebab, ada aturan dalam tentang pelaporan harta itu dalam Pasal 5 huruf f dan Pasal 14 ayat (1) huruf d, Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 Tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden.
Read Post | komentar
 
© Copyright Indonesia Bangkit ! 2013 - Redesigned by @defio84 | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all