Prabowo-Hatta Sosok Pemimpin yang Mampu Jaga NKRI

Rabu, 28 Mei 2014

Jakarta - Tiga warga Solo bersedia menjadi koordinator untuk menggerakkan massa agar memilih pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Pemilu Presiden 2014.

Tiga orang itu adalah Rio Hardoyo (58), warga Lawean Pajang, Andrian Isnanto, warga Desa Kistalan, Banjarsari, dan Heru Sutarto (67) warga Desa Pasar Niwon, Jawa Tengah.

Andrian, anggota Aliansi Penyelamat Bangsa dan Negara mengatakan dukungan yang diberikan untuk pasangan Prabowo-Hatta karena sosok kedua orang ini memiliki ketegasan dalam memimpin.

"Pak Prabowo-Hatta ini pemimpin tegas dan siap. Kami tidak ingin, NKRI terjadi lagi pada waktu Habibie. Salah satu saudara saya di Timor-Timur tertembak, tapi dilepas begitu saja," katanya kepada INILAHCOM, di Jakarta, Selasa (27/5/2014) malam.

Kemudian Heru Sutarto mengaku mendukung Prabowo Subianto karena mampu menjaga wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Saya berpikir kelak nanti, karena saya tidak percaya dengan orang sipil untuk era sekarang. Ini masalah negara tidak main-main, bukan lagi soal PKL," ujarnya.

Menurut dia, pemimpin ke depan harus mampu menjaga keutuhan wilayah negaranya sendiri, seperti Irian Jaya saja sudah kiwir-kiwir. Misalnya, pada 1945 Soekarno pantas menjadi presiden, Soeharto memimpin 32 tahun tapi bisa menjaga NKRI.

"Saya khawatir figur yang lain tidak mampu, itu akan lepas wilayah NKRI. Saya pribadi ingin pemimpin yang menjaga keutuhan NKRI, nanti saya akan sampaikan pendapat ke warga Solo. Makanya saya dukung all out untuk Prabowo-Hatta, demi ketahanan negara," jelas dia. [inilah]
Read Post | komentar

Dukungan Umat Islam ke Prabowo-Hatta Terus Mengalir

JAKARTA -- Calon Wakil Presiden (Cawapres) Hatta Rajasa menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ke II dan Milad ke 86 Persatuan Tarbiyah Islamiyah - Persatuan Wanita Tarbiyah Islamiyah (Perwati) di Jakarta, Selasa (27/5) malam. 

Kedatangan Hatta bukan sekadar menghadiri undangan dan membuka acara Rapimnas, tapi juga menerima dukungan dari salah satu organisasi masyarakat (ormas) Islam ini.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tarbiyah Islamiyah, Basri Bermanda mengungkapkan, seluruh pimpinan pusat dan daerah Persatuan Tarbiyah Islamiyah sepakat mendukung pasangan calon presiden (capres) Prabowo Subianto dan cawapres Hatta Rajasa dalam pemilu presiden (pilpres) 9 Juli mendatang. Menurut dia, Indonesia butuh pemimpin yang tegas, tidak berpihak ke asing serta berkomitmen menjaga marwah umat Islam.

Basri menegaskan, saat ini adalah pertaruhan bagi umat Islam dan bangsa Indonesia ketika negara tetangga lain sudah lebih dulu maju dan sejahtera. Ia menekankan perlunya pemimpin yang amanah bertanggung jawab menjaga nasib umat Islam sebagai mayoritas di bangsa ini. Terlebih kenyataanya hanya dua capres-cawapres yang maju dalam pilpres mendatang, dan akan lebih mudah melihat siapa dibalik kedua pasang capres tersebut.

Ia menerangkan, dalam pembahasan Forum Umat Islam (FUI) pada Maret lalu di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), telah mengamanatkan kepada seluruh ormas Islam untuk mendukung capres-cawapres yang sejalan memperjuangkan umat Islam di Indonesia. 

"Alhamdulillah ada dua pasang calon, dan setelah kita bahas, Indonesia butuh pemimpin yang tegas dan komitmen perjuangan keummatan. Karena itu bertepatan  dengan momentum Isra' Miraj ini kami sepakat mendukung pasangan Prabowo-Hatta," ujar Basri di hadapan seluruh pimpinan pusat dan daerah Persatuan Tarbiyah Islamiyah.

"Dukungan ini, tidak ada deal apapun dan kami sepenuhnya ikhlas demi kemajuan dan marwah umat Islam," tambahnya. [rol]
Read Post | komentar

Aher Siap Jadikan Jabar Basis Prabowo - Hatta

Senin, 26 Mei 2014

JAKARTA -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menjadi bagian dari tim pemenangan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Pria yang akrab disapa Aher ini ditunjuk sebagai ketua tim kampanye daerah di Provinsi Jawa Barat.

Selepas mengikuti pertemuan di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Ahad (25/5) malam, Aher mengatakan, pembentukan tim kampanye di daerah berjalan lancar. Ia mengatakan, tim di provinsi dan kabupaten/kota sudah ada yang terbentuk.

"Insya Allah kita akan deklarasi besar," kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu. Aher memberikan kesempatan untuk tim di kabupaten/kota membentuk barisan hingga Senin (26/5).
Selanjutnya, Aher mengatakan akan ada rapat konsolidasi tim provinsi dan tim kabupaten/kota. Pada Rabu (28/5), Aher mengatakan semua tim kampanye, ormas, dan juga relawan akan melakukan deklarasi di Bandung.

"Kalau urusan menggerakan massa, saya tukang menggerakan dari dulu," ucap Aher.

Setelah mendapat mandat dari tim pemenangan nasional, Aher mengaku akan bergerak maksimal. Ia mengatakan, bertanggung jawab penuh untuk bisa membawa kemenangan pasangan Prabowo-Hatta di Jawa Barat.

"All out, tidakk bisa setengah-setengah. Kalau ditugaskan gak pernah setengah-setengah juga. Maka insya Allah di Jabar menang," kata Aher. [rol]
Read Post | komentar

Hadapi Pilpres, PKS Siapkan Relawan Digital dan Humas yang Tangguh

Jumat, 23 Mei 2014

Menghadapi perang digital jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) seperti sekarang ini, Sekretaris Bidang Humas DPP PKS Dedi Supriadi mengatakan PKS akan menyiapkan relawan digital dan Humas yang tangguh.

“Data terbaru kita di tingkat struktural pusat twitter @PKSejahtera memiliki 108 ribu followers, sementara facebook kita di tingkat pusat mencapai like 39.902. yang menjadi kebanggaan tersendiri tentu adalah relawan digital di Indonesia yang mencapai 300 ribu relawan, belum lagi relawan digital di masing-masing daerah yang jumlahnya cukup signifikan,” ujar Dedi keterangan pers yang diterima republika, Kamis (22/5).

Oleh karena itu, guna menyiapkan relawan Humas se-Indonesia, PKS mengadakan rapat koordinasi nasional (rakornas) di Surakarta untuk ikut berupaya memenangkan Prabowo-Hatta.

“Dengan adanya Rakornas ini, tentunya menjadi titik konsolidasi untuk mempersiapkan sinergi PKS dengan partai koalisi di Pilpres 9 Juli mendatang,” katanya.

Dedi menyatakan agenda Rakornas ini akan dihadiri oleh seluruh komponen Humas di seluruh tanah air. Ia mengklaim PKS memiliki relawan digital dan humas yang tangguh.

Terpisah, Koodinator Media Center DPW PKS Jateng, Muntafingah menyatakan Rakornas ini juga sebagai sarana komunikasi internal dari berbagai komunitas yang ada di Humas.

“Ada 150 peserta yang akan menjadi peserta agenda ini, yang terdiri dari para Ketua Bidang Humas di tingkat provinsi se-Indonesia dan koordinator di berbagai divisi kehumasan PKS,” kata Fingah.

Rencananya, acara akan menghadirkan pakar komunikasi nasional yang membantu mengarahkan para relawan humas menempatkan fungsi humas yang tepat sasaran.

“Selain itu, berbagai acara komunitas untuk membahas strategi pemenangan Pilpres juga menjadi salah satu agenda, diketahui kita memiliki komunitas foto, video, relawan digital, kunjungan media juga telah disiapkan untuk mensukseskan acara tersebut,” pungkasnya.

Selain Humas DPW se-Indonesia, Rakornas Humas PKS ini juga akan diikuti oleh para pegiat humas dari berbagai divisi, seperti divisi Relawan Digital (Redi), divisi PKS TV, divisi komunitas relawan foto, dan para pegiat humas seluruh Indonesia.[dm/pksnongsa.org]

Read Post | komentar

PKS Solo : Matador di Kandang Banteng

Secara ukuran Partai pengusung, Prabowo - Hatta sudah lebih unggul di atas kertas daripada Jokowi - Jusuf Kalla. Dalam pemberitaan media pun, Prabowo - Hatta lebih banyak muncul daripada Jokowi - Jusuf Kalla.

Namun bagaimana dengan kota Solo atau Surakarta ? Kita tahu bahwa salah satu Capres kali ini berasal dari Kota Solo, Jokowi. Pada Pemilu Legislatif kemarin meski dikatakan bahwa "Jokowi Effect" tidak begitu banyak memberikan pengaruh dalam skala nasional, tapi di Kota Solo pengaruh ini luar biasa hebat, bahkan mampu menaikkan target Partai pengusung utamanya, PDIP. PDIP Kota Solo mampu menguasai 24 Kursi DPRD Kota Solo atau 53,3 %.

Lalu bagaimana PKS di Solo ? PKS di Solo dalam ukuran perolehan kursi, mampu menjadi nomor 2 setelah PDIP dengan 5 Kursi, yang di peroleh dari masing-masing dapil 1 kursi. walaupun dalam ukuran suara, PKS bukan nomor 2, tapi PKS mampu menjadi "2 Besar".
 
Senin (19/5) lalu, Majlis Syuro DPP PKS telah memutuskan dukungan untuk Prabowo - Hatta dalam Pilpres ke depan. Menyikapi keputusan ini, PKS Kota Solo mempunyai cara pandang sendiri,

Kota Solo memang kandang "banteng", dan sang "banteng" pada Pileg kemarin telah menunjukkan kekuatannya dengan menjadi pemenang.

Maka untuk menghadapi kekuatan "banteng" diperlukan kelihaian, kecekatan, dan keberanian dari Sang Matador. seorang Matador yang terampil dan pandai, mampu menarik simpati dan dukungan dari penonton. Saat sang Matador berhasil melumpuhkan banteng, maka para penonton bersorak ria dengan gembira. Dan inilah yang akan kita tunggu dan kita harapkan dalam "permainan" ini, yaitu saat "Sang Matador" menang dengan melumpuhkan "Banteng" yang perkasa.

Sugeng Riyanto, Ketua DPD PKS Solo
Ini akan menjadi pemberitaan yang luar biasa nantinya bahwa pada akhirnya sang Banteng terkalahkan di kandangnya sendiri. Maka kita lihat saja nanti, PKS Solo dengan koalisinya, Gerindra, PAN, PPP, PBB, Golkar mengusung Prabowo - Hatta menghadapi Jokowi - JK dengan PDIP nya, Nasdem, PKB, dan Hanura.

Itulah ungkapan Ketua DPD PKS Kota Solo, Sugeng Riyanto, S.Si ketika pkslaweyan.org meminta pendapat terkait peta politik PKS dalam menghadapi PilPres nanti.

" Dalam konteks Solo, kita akan menjadi MATADOR dikandang BANTENG. Mari kita nikmati permainan ini "

 Dua pasangan Capres dan Cawapres yang sudah mendaftarkan dirinya ke KPU akan bersaing ketat ke depan, memperebutkan suara rakyat. Joko Widodo - Jusuf Kalla dengan gerbong PDIP, Nasdem, PKB dan Hanura. Sedangkan Prabowo - Hatta Rajasa dengan gerbong Gerindra, PAN, PKS, PPP,PBB dan Golkar.

Pemilihan Presiden sudah di depan mata, tinggal 48 hari lagi momen Pesta Demokrasi terbesar ke dua itu akan menghampiri rakyat Indonesia, setelah kemarin kita disuguhi 'jamuan' Pemilihan Umum anggota legislatif.

" Kita akan menjadi MATADOR dikandang BANTENG. Mari kita nikmati permainan ini " Sugeng Riyanto, S.Si (Ketua DPD PKS Kota SOLO)

[AB/pkslaweyan.org]
Read Post | komentar

Prabowo Punya Hobi Seperti Anjuran Rasulullah Saw

Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa telah resmi didaftarkan sebagai calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) Republik Indonesia 2014-2019 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sesuai aturan, dua pasang calon ini wajibkan melampirkan biodata mereka ke KPU.

Dalam biodatanya yang dipublikasikan di laman www.kpu.go.id, Prabowo menulis hobinya seperti anjuran Rasulullah Saw dalam hadits yang diriwayatkan Bukhari-Muslim, “Ajarilah anak-anak kamu berkuda, berenang dan memanah”.

Prabowo mengaku memiliki empat macam hobi, yakni membaca, berkuda, berenang, dan menembak. “Siapa berani, menang!” demikian tulis pria 62 tahun ini di dalam kolom moto hidupnya.

Lebih lanjut, Prabowo juga membeberkan riwayat pendidikannya yang sebagian besar dihabiskannya di luar negeri. Sejak sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA), Prabowo sudah ‘melanglang buana’ di sejumlah negara dalam kurun waktu 1960-1967. Ia menyelesaikan SD-nya di Kuala Lumpur (Malaysia), SMP di Zurich (Swiss), dan SMA di London (Inggris).

Prabowo baru kembali ke Indonesia setelah diterima di Akademi Militer Nasional, Magelang pada 1970, dan kemudian lulus pada 1974. Selain itu, ia juga aktif mengikuti pendidikan informal yang berkaitan kemiliteran di Jerman dan Amerika Serikat.

Layaknya biodata secara umum, Prabowo juga memaparkan riwayat pekerjaannya. Di karier militernya, Prabowo memulainya sebagai komandan peleton pada 1976 hingga Panglima KOSTRAD pada 1998. Di dunia bisnis, bapak satu anak ini pernah menjabat sebagai Presiden/CEO PT Kertas Nusantara. Hingga kini, Prabowo masih menjabat sebagai Presiden/CEO PT Nusantara Energy dan Komisaris Utama PT Tidar Kerinci Agung sejak 2002.

Pengalaman organisasi Prabowo juga beragam. Saat ini, ia memimpin sejumlah organisasi. Yakni, Ketua Yayasan Pendidikan Kebangsaan (sejak 2001), Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani (sejak 2004), Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (sejak 2004), Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (sejak 2008), dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra (sejak 2008).

Prabowo juga telah menulis dua buku, yakni “Membangun Kembali Indonesia Raya” (terbit 2009) dan “Surat untuk Sahabat” berisi kumpulan 10 surat yang ia kirim kepada jutaan orang yang tergabung dalam jaringan facebook miliknya (terbit 2013).

Tak ketinggalan, capres yang diusung Partai Gerindra, Golkar, PAN, PKS, PPP, dan PBB ini juga menampilkan sejumlah penghargaan yang berhasil digondolnya. Yakni, tujuh penghargaan yang diberikan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dan penghargaan “The First Class The Padlin Medal Ops Honor” dari Pemerintah Kamboja. [pkskelapadua]

Read Post | komentar

Sosok Prabowo di mata mantan Jenderal TNI

 Mantan Kepala Staf Umum TNI Letnan Jenderal TNI (Purn) Suryo Prabowo menilai calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto merupakan pribadi yang mengagumkan. Lantaran, Prabowo memiliki jiwa patriotik tinggi, pantang menyerah dan memiliki perhatian yang tinggi pada bawahan.

"Jiwa patriotik Prabowo itu bagi saya luar biasa, sangat mengagumkan. Hati dan isi kepalanya cuma ada Indonesia. Saya kaget dan terkesima, tiap kali mendengar lagu Indonesia Raya, Prabowo langsung berdiri sigap mengambil sikap sempurna. Ini mengingatkan saya pada pasukan Jepang yang selalu hening dan hormat jika lagu kebangsaan mereka, Kimigayo dinyanyikan walaupun oleh seorang anak kecil," ujar Suryo kepada wartawan di Jakarta, Kamis (22/5).

Selain itu, lanjut dia, Prabowo juga tipikal orang yang pantang menyerah. Mental pantang menyerah itu tercermin dalam berbagai prestasi yang diraihnya. Bahkan, Prabowo pernah menancapkan bendera merah putih di Puncak Gunung Everest pada 1997 lalu.

"Dunia mengakui, tidak mudah menaklukkan puncak tertinggi di Gunung Everest. Dengan tekad yang kuat pada tahun 1997 Tim Nasional Indonesia terdiri dari Kopassus, Wanadri, FPTI dan Mapala UI yang diprakarsai Prabowo berhasil mengibarkan merah putih di puncak Gunung Everest," kata dia.

Suryo menambahkan Prabowo pun dikenal sangat perhatian pada kesejahteraan prajuritnya. Hal ini memang tidak diketahui banyak orang, namun, setiap prajurit yang pernah dipimpin Prabowo pasti merasakan hal tersebut.

"Hingga saat ini banyak prajurit mantan anak buahnya terutama yang cacat karena membela merah putih sampai sekarang dibantu dan bekerja di perusahaannya," pungkas dia.

Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa sudah mendaftarkan diri menjadi peserta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat di Jakarta, Selasa (20/05) siang. Pasangan tersebut diusung koalisi Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Golkar dan Partai Bulan Bintang (PBB). [merdeka]
Read Post | komentar
 
© Copyright Indonesia Bangkit ! 2013 - Redesigned by @defio84 | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all