Tampilkan postingan dengan label Save Palestine. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Save Palestine. Tampilkan semua postingan

Kecewa Dengan Sikap Inggris Soal Gaza, Menteri Senior Ini Mundur

Selasa, 05 Agustus 2014

"Dengan penyesalan yang mendalam, saya pagi ini telah menuliskan dan menyerahkan pengunduran diri saya kepada Perdana Menteri Inggris. Dan saya tak lagi bisa mendukung kebijakan pemerintah mengenai Gaza," sambungnya.


Jakarta, Aktual.co — Menteri Senior Negara Inggris di Luar Negeri dan Persemakmuran, Baroness Sayeeda Warsi mengundurkan diri dari jabatannnya. Ini dilakukannya karena kecewa dengan kebijakan pemerintah Inggris soal Gaza.

Ia mengabarkan pengunduran dirinya melalui akun twitternya, dan dilansir Al Jazeera, Selasa (5/8).

"Dengan penyesalan yang mendalam, saya pagi ini telah menuliskan dan menyerahkan pengunduran diri saya kepada Perdana Menteri Inggris. Dan saya tak lagi bisa mendukung kebijakan pemerintah mengenai Gaza," sambungnya.

Baroness Warsi, yang merupakan wanita muslim pertama yang memegang jabatan di kabinet Inggris. Warsi sebelumnya ditunjuk menjadi menteri di pemerintahan Perdana Menteri David Cameron ketika berkuasa pada tahun 2010.

Terkait Gaza, Perdana Menteri Inggris David Cameron menuai kritikan karena tidak bisa mengambil sikap yang tegas terhadap serangan militer Israel terhadap Palestina. [aktual]
Read Post | komentar

Klub Bola Chili Deportivo Palestino, Untuk Palestina Yang Bersejarah, Tidak Kurang

Senin, 27 Januari 2014

CHILI –  Klub sepak bola Chili, Deportivo Palestino, yang didirikan masyarakat Palestina di Chili, diminta  mengubah kostumnya setelah lobi Yahudi di negara Amerika Latin itu mengajukan sejumlah keluhan.

Menurut WorldBulletin,  masyarakat Yahudi di Chili mengecam jersey klub itu karena menampilkan peta tradisional Palestina sebelum berdirinya Israel pada tahun 1948. Peta dalam jersey itu menampilkan, bukan saja Gaza dan Tepi Barat, tetapi juga wilayah yang dikuasai Israel hari ini.

Patrick Kiblisky, pemilik klub divisi Ñublense, mengajukan keluhan kepada asosiasi sepak bola Chili. "Kami tidak bisa menerima keterlibatan politik dan agama dalam sepak bola,” keluh dia.

Pihak Deportivo Palestino sendiri menyatakan dalam laman Facebooknya: "Bagi kami, Palestina yang bebas akan selalu menjadi Palestina yang bersejarah, tidak kurang."

Deportivo Palestino didirikan para imigran Palestina di Chili pada 1920. Ketika  itu status Palestina masih mantan negara Ottoman, dan sebagian besar wilayah Arab di bawah pendudukan Inggris.
Atas apa yang dilakukannya, klub terancam denda AS$ 1.300 untuk tuduhan diskriminasi. *


 *tajuk
Read Post | komentar

Zionis : Kami Tidak Perlu Untuk Hancurkan Hamas, Sepertinya Mesir Sudah Memainkan Peran Itu

Selasa, 07 Januari 2014

Presiden Israel Shimon Peres memuji apa yang disebutnya sebagai "perang" yang dilancarkan oleh pemerintah hasil kudeta Mesir terhadap gerakan perlawanan Islam Hamas.

Dalam laporan selama pertemuan yang diadakan pada tanggal 5 Januari dengan perwakilan kementerian luar negeri, Peres juga memuji komentar-komentar pedas dari pemerintah Mesir terhadap faksi-faksi perlawanan Palestina, khususnya Hamas, demikian laporan middleeastmonitor.com.

Pekan lalu, Menteri Dalam Negeri Mesir Mohammad Ibrahim, mengklaim bahwa Hamas telah memberikan pelatihan militer di Jalur Gaza untuk anggota Ikhwanul Muslimin Mesir. Dimana saat ini, pemerintah Mesir menetapkannya sebagai organisasi teroris.

Mantan Kepala Mossad Meir Dagan juga memuji tindakan pemerintah Mesir terhadap Hamas sejak kudeta militer yang menggulingkan mantan presiden Mesir, Mohamed Mursi. Dia mengatakan "Kami tidak perlu untuk menghancurkan Hamas, sepertinya Mesir sudah memainkan peran itu."

Menghadiri Forum Majdi di Kfar Saba, Dagan menjelaskan, "Israel tidak memiliki kepentingan dalam menghancurkan Hamas, dan alasannya adalah adanya upaya penting yang dilakukan oleh Mesir untuk mengerdilkan kekuatan Hamas. Dan saya juga melihat upaya yang sama yang diberikan oleh negara-negara Teluk. Israel tidak terlibat dalam upaya ini. " *


Read Post | komentar

Wakil Walikota Banda Aceh Menangis di Konser Palestina

Wakil Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, SE, menumpahkan airmata saat memenangkan lelang foto miniatur Pejuang Palestina, Syeikh Ahmad Yasin.
 
“Saya akan pajang foto ini di Kantor Wali Kota Banda Aceh, semoga foto ini bisa memberikan inspirasi untuk mewujudkan kota Banda Aceh sebagai model kota Madani, sesuai cita-cita Pemkot Banda Aceh”, kata Illiza sambil terisak Ahad (05/01/2014).

Illiza tak bisa menahan air matanya saat proses pelelangan foto-foto pejuang Palestina berlangsung. 

Dalam lelang untuk donasi Palestina ini, Illiza memenangkan dua kali lelang dengan jumlah dana mencapai seratus juta rupiah. Kata-kata Illiza disambut pekikan takbir oleh ribuan masyarakat yang hadir karena bangga dengan sikap pemimpin mereka yang peduli terhadap kelangsungan aturan Syariat Islam di Aceh, satu-satunya Provinsi di Indonesia yang menerapkan aturan Syariat Islam.

Sebelumnya, saat menyambut Tahun Baru 2014 beberapa hari lalu, Illiza yang juga ketua DPC PPP Kota Banda Aceh ini juga dengan sigap mengantisipasi maksiat saat perayaan tahun baru. Illiza dengan sigap merespon fatwa ulama di Banda Aceh yang mengharamkan perayaan Tahun Baru dan Perayaan Natal bagi umat Islam (bukan bagi non Islam).

Selain Illiza, ketua DPW PKS Aceh, Ghufran Zainal  Abidin, MA terlihat juga memenangkan dua kali barang yang dilelang dengan harga puluhan juta rupiah.

Dalam konser amal untuk Palestina ini, 19 Ormas Islam dan OKP di Aceh juga memberikan pernyataan sikap “Mendukung Palestina Merdeka & Mendukung Pembebasan Mesir dari Rezim Kudeta serta siap menggalang dana.

Dukungan juga datang dari Fans Club Sepakbola Eropa di Banda Aceh. 

Terlihat hadir dari Milanisti Aceh, fans Chelsea FC, dan Fans Manchester United Indonesia di Aceh, masing-masing fans club memakai jersey (pakaian sepakbola) tim favorit mereka. 

Kehadiran fans sepakbola ini mendapat perhatian dari beberapa masyarakat yang duduk di sebelah kanan ruangan tempat konser karena memberikan kesan berbeda, “ini konser nasyid atau mau nonton bola”. Celetuk seorang pengunjung sambil bercanda.

Sebagaimana diketahui, Konser Peduli Palestina ini diselenggarakan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP)  di Gedung AAC Dayah Dawood, Banda Aceh. Konser juga menghadirkan penyanyi Opick yang dihadiri oleh ribuan masyarakat Aceh, termasuk kalangan akademisi.

Konser ini berhasil mengumpulkan dana hingga 1 Miliar lebih. *


Read Post | komentar

Allahu Akbar, Anak-Anak Palestina ditangkapi karena Bikin 'Ciut' Tentara Zionis

Jumat, 03 Januari 2014

GAZA -- Kepala Departemen Sensus Palestina, Abdul-Nasser Farawna, mengatakan Israel sengaja menargetkan anak muda Palestina, termasuk anak-anak. Itu karena mereka adalah inti dari masyarakat dan faktor yang bergerak.

Mantan tahanan politik itu menambahkan Israel takut kepada pemuda Palestina karena kesabaran dan ketekunan mereka untuk berjuang mencapai pembebasan dan kemerdekaan.

"Inilah sebabnya mengapa penangkapan terhadap pemuda dan anak-anak meningkat. Mereka dipenjara, disiksa, dilecehkan dan diintimidasi," kata Farawna seperti dikutip Mirajnews. Farawna menambahkan bahwa sebanyak 931 anak-anak diculik dan ditawan dari berbagai daerah di Tepi Barat dan Yerusalem yang dijajah. Terjadi peningkatan sekitar 5,7 % jumlah anak-anak yang diculik oleh tentara pada 2012 dan 37,5 % meningkat dibandingkan dengan 2011.

"Fakta pelanggaran yang paling serius dengan menculik anak-anak lalu dipukuli dan disiksa selama interogasi," jelasnya.

Farawna menyatakan mereka dipermalukan dan mengalami penyiksaan fisik serta emosional. "Penderitaan semua orang Palestina yang diculik, terutama anak-anak, mulai saat penangkapan yang dilakukan oleh puluhan tentara bersenjata. Para tentara itu menyerang rumah mereka, memukul dan menendang mereka di depan keluarga mereka," tegasnya.

Ia menambahkan pelanggaran juga mencakup penyerangan anggota keluarga. Mereka kemudian diborgol, ditutup matanya dan ditempatkan ke dalam jip militer di mana mereka sering dipukuli sebelum diseret ke fasilitas interogasi di kamp-kamp militer atau pemukiman.


 sumber :*republika
Read Post | komentar
 
© Copyright Indonesia Bangkit ! 2013 - Redesigned by @defio84 | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all