Anis Matta Apresiasi Bergabungnya Demokrat di Koalisi Merah Putih

Selasa, 01 Juli 2014


Ibarat jarum di ujung benang, Partai Demokrat mulai menyulam dengan baik. Inilah kata-kata yang tepat diberikan kepada Demokrat yang telah resmi memberikan dukungan kepada pasangan nomor urut 1, Prabowo-Hatta.

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengapresiasi dukungan partai besutan SBY tersebut. 

Dukungan Demokrat ini sebuah pertanda kemenangan bagi pasangan Prabowo-Hatta pada pilpres 9 Juli nanti.

"Ini artinya Demokrat tidak akan golput. Dan ini menjadikan kekuatan bagi koalisi Indonesia Raya bertambah," ujar Anis usai deklarasi dukungan Prabowo-Hatta dari Pemuda Histeria Prabowo-Hatta dan Generasi Anis Matta Pemimpin Muda, di Gedung Sabuga, Bandung, Selasa sore (1/7).

Menurutnya, Partai Demokrat pandai mengambil momentum. "Ini momentum luar biasa dimana dukungan datang diujung. Ini akan menentukan. Ini tentu akan menjadi tambahan kekuatan," terang Anis.

Dengan dukungan Partai Demokrat pada koalisi merah putih ini, diyakini Anis akan membawa Prabowo-Hatta menjadi pemenang pada 9 Juli nanti.

"Ini semakin meyakinkan bahwa pasangan Prabowo-Hatta Insya Allah akan menang," pungkasnya.

Selain diisi orasi politik oleh Anis Matta, acara juga diisi ngabuburit bersama The Changcuters, Fathin Shidqia dan sejumlah band lokal lainnya. [rmol]
Read Post | komentar

Survei: Mesin Parpol tak Bergerak, Jokowi Disalip Prabowo


JAKARTA - Lembaga Survei Jakarta (LSJ) menyebutkan tingkat elektabilitas Prabowo-Hatta mencapai 47,5 persen, sedang elektabilitas Jokowi-JK sebesar 41,3 persen. Menurut peneliti utama LSJ, Ikhsan Rosidi, segala kemungkinan masih bisa terjadi disebabkan pemilih yang belum menentukan pilihan (undecided voters) masih cukup signifikan, yakni sebesar 11,2 persen.

"Bisa saja jika tim pemenangan Prabowo-Hatta lengah dan terlena dengan peningkatan elektabilitasnya, pasangan Jokowi-JK bisa menyodok menjadi pemenang Pilpres 9 Juli nanti," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (1/7).

Dia mengungkapkan, kenaikan elektabilitas Prabowo-Hatta dikarenakan partai pengusung yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih bekerja secara maksimal. Sedangkan partai pengusung Jokowi-JK kurang maksimal dalam memenangkan pasangan capres-cawapres nomor urut dua tersebut.

"Secara agregat, mesin partai pengusung Jokowi-JK baru bergerak 55,5 persen jauh dibawah kinerja mesin partai pendukung Prabowo-Hatta yang sudah bergerak 70,4 persen. Dengan fakta ini dapat dimaklumi apaliba elektabilitas Jokowi-JK cenderung tidak beranjak sejak pasangan tersebut terbentuk dan didukung oleh lima partai," katanya.

Survei LSJ dilaksanakan sejak tanggal 18 sampai dengan 27 Juni 2014 di 34 Provinsi di seluruh Indonesia. Jumlah responden yang dilibatkan 1.240 responden dan mereka yang telah memiliki hak pilih pada Pilpres 9 Juli nanti.

Survei tersebut menggunakan teknik pencuplikan secara multi stage random sampling dan margin of error 2,8 persen. Sedangkan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Dalam Pemilu Presiden 9 Juli 2014 diikuti dua pasangan capres dan cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla. [rol]
Read Post | komentar

Prabowo: Saya Tempuh Jalan Susah, Bukan dengan Tank

JAKARTA -- Capres dari koalisi Merah Putih Prabowo Subianto memaparkan pandangannya mengenai politik luar negeri dan kepentingan nasional di hadapan perwakilan berbagai kedutaan besar negara asing di Indonesia, Senin (30/6). Prabowo berorasi dalam forum yang diadakan Indonesian Council on World Affairs (ICWA) di Hotel Borobudur, Jakarta itu.

Dalam forum itu, sempat dibuka sesi tanya jawab. Seorang pengajar dari Australia menanyakan mengenai pandangan Prabowo akan demokrasi. Karena ia sempat mendengar ucapan Prabowo di salah satu acara yang menyebut demokrasi Indonesia merupakan produk Barat. Ia pun menanyakan apakah Prabowo sepakat dengan kepemimpinan otoritarian.'

Prabowo memberikan penekanan arah pembicaraan saat itu mengenai konsep demokrasi. Bukan, menurut dia, membicarakan pemerintahan demokrasi dan otoriter. "Saya merasakan ke mana anda mengarahkan pertanyaan ini," kata mantan Danjen Kopassus itu seraya tersenyum. Komentar Prabowo itu disambut tawa hadirin yang hadir.

Selama ini Prabowo mengaku ada yang berusaha membentuk citra dirinya. "Saya dicitrakan sebagai seorang yang antidemokrasi. Saya ingin pemerintahan otoriter. Saya ingin kembali pada Orde Baru."

Hadirin ada yang bertepuk tangan. "Mohon dipastikan saya demokratis. Saya percaya demokrasi," kata Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu.

Prabowo mengatakan sebagai tentara dia telah bersumpah dan berjanji untuk menjaga konstitusi Indonesia. Ia mengaku masih menjaga janji itu. Karena itulah Prabowo mengatakan terjun ke dunia politik.

"Ini pemilihan ketiga saya. Jadi saya tempuh jalan yang susah. Saya tidak gunakan tank dan mengambil alih parlemen. Tidak," ujar Prabowo, yang kembali disambut tawa.

Karena itu Prabowo membantah jika disebut ingin menghilangkan demokrasi dan sistem pemilihan langsung oleh rakyat. Namun, ia memang menilai harus ada pemikiran agar demokrasi Indonesia tidak mahal seperti sekarang ini.

"Bukan saya mengajukan untuk menghilangkan pemilihan langsung. Jika saya dipilih, saya akan dipilih melalui pemilihan langsung. Itu yang saya setuju, itu yang saya terima," kata dia. [rol]
Read Post | komentar

Jelang Pilpres, PKS Riau telah Memastikan 100% Kesiapan Saksi

PKSMARPOYAN.ORG. Pekanbaru (30/7),  Dalam suasana Ramadhan, seluruh ketua dan sekretaris DPD PKS di Riau berkumpul di Kantor DPW PKS Riau Jl. Soekarno Hatta, Pekanbaru dalam rangka konsolidasi.  Pertemuan konsolidasi struktur PKS antara DPW dan DPD se-Riau ini dipimpin langsung oleh H.Nurdin, SE.Ak selaku ketua DPW PKS Riau, didampingi H.Hasyim Aliwa sebagai wakil ketua, dan Suroyo, S.Pi, selaku Sekretaris.
 
Malam itu DPW PKS Riau ingin memastikan kesiapan seluruh struktur PKS di tingkat kabupaten/kota hingga tingkat ranting mengenai pengkoordinasian saksi, sehingga diperoleh data valid untuk 12.166 TPS se Riau.

Dalam agenda pertemuan selepas Isya itu hanya ada satu permasalahan yang dibahas, yakni supervisi kesiapan saksi dengan melakukan pengecekan langsung oleh DPW PKS Riau kepada semua koordinator saksi, bertingkat mulai dari TPS-PPS-PPK hingga koordinator di tingkat DPD PKS serta petugas untuk Tabulasi Nasional.

Selanjutnya PKS Riau juga memastikan jadwal pelaksanaan pelatihan saksi di tingkat kecamatan se-Riau yang diberikan time limit kepada semua kabupaten kota supaya menyelesaikannya hingga H-3 pencoblosan.

Sebagaimana diketahui, bahwa PKS sudah menyatakan siap menyukseskan Pilpres dengan menghadirkan saksi di semua TPS untuk memenangkan pasangan nomor urut satu, Prabowo-Hatta, sehingga target 100% saksi di TPS menjadi konsekuensi logis dari komitmen tsb. [adn/pksmarpoyan.org]
Read Post | komentar (1)

1200 Orang Hadiri Deklarasi Tim Prabowo - Hatta Kota Dumai

Minggu, 08 Juni 2014

Tak kurang dari 1.200 simpatisan dari masyarakat menghadiri Deklarasi Tim Prabowo-Hatta di Dumai. Mereka mendeklarasikan kampanye damai dan kerja ikhlas untuk memenangkan pasangan ini.

Riauterkini-DUMAI- Sebanyak 1.200 simpatisan dari masyarakat menyesaksi lokasi deklarasi tim pemenangan pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Indonesia, Prabowo dan Hatta Rajasa yang dipusatkan di Jalan Sudirman, Ahad (8/6/14) sore di Kota Dumai. 

Sebelum dimulainya deklarasi, masing-masing pimpinan partai di Kota Dumai mulai dari Gerindra, PAN, PBB, PPP, Golkar, PKS, Demokrat berbaris di depan simpatisannya untuk menyatakan sikap bahwa mereka akan bekerja secara ikhlas untuk memenangkan pasangan Prabowo dan Hatta Rajasa menuju Presiden Indonesia dan Wakil Presiden Indonesia.

Proses deklarasi yang berlangsung penuh sesak ini juga mendapatkan kawalan ketat dari aparat kepolisian. Tim yang diberi nama Koalisi Tim Merah Putih juga dimeriahkan berbagai kesenian budaya mulai dari Reog Ponorogo, Barongsai serta hiburan panggung rakyat. 

Kemudian Ketua Tim Merah Putih Kota Dumai Zainal Effendi, yang juga politisi Golkar dalam pernyataan sikapnya mengimbau kepada seluruh masyarakat simpatisan pemenangan pasangan Prabowo-Hatta menuju RI 1 pada 9 Juli mendatang untuk tetap menjaga kekondusifan dan tidak menimbulkan black campaign terhadap pasangan lainnya, tidak merusak atribut pasangan lain serta mengajak masyarakat untuk mensukseskan Pilpres mendatang. [riauterkini]
Read Post | komentar

Lebih Separuh Anggota DPD RI Dukung Prabowo - Hatta

Sabtu, 07 Juni 2014

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tahun 2009-2014 dan anggota DPD 2014 terpilih akan mendeklarasikan sikap dukungan terhadap capres-cawapres, Prabowo-Hatta. Total terdapat 68 anggota DPD dan DPD terpilih yang telah menandatangani dukungan politik terhadap Prabowo-Hatta. 

"Dukungan ini sudah disampaikan kepada Prabowo, kita akan kembali tanggal 9 besok dan akan berjuang untuk pemenangan dan kemenangan Prabowo-Hatta," ujar Bambang Soeroso, anggota DPD Provinsi Bengkulu sekaligus koordinator pertemuan kepada wartawan di Aula Anggrek, Balai Kartini, Sabtu (6/7).

Dia menuturkan, total 132 anggota DPD yang berjumlah empat orang tiap provinsi terdapat dua sampai tiga orang dari jumlah anggota DPD di 33 provinsi yang memberikan dukungan kepada Prabowo. "Paling tidak setiap provinsi lebih dari dua," ujarnya. 

Menurut dia, alasan dukungan politik 68 anggota DPD mendukung Prabowo-Hatta setelah pihaknya melakukan pendalaman dan penelahaan aspek ke depan seorang presiden. "Bagi kami, Pak Prabowo itu mengedepankan pembanguan nasional yang bersumber dari daerah," katanya. 

Bambang mengatakan, Prabowo-Hatta kemudian mempunyai langkah aksi mengedepankan perekonomian rakyat berdasarkan pasal 33 UUD 1945. Menurutnya, pihaknya bersepakat memberikan komitmen kebangsaan dan sekaligus dukungan politik terhadap Prabowo-Hatta. "Kita bukan DPD-nya, akan tetapi kita anggota DPD sebagai warga negara yang memiliki hak konstitusional," ujarnya.

Dalam acara komitmen kebangsaan dan dukungan politik pemenangan yang diselenggarakan anggota DPD di Balai Kartini sudah hadir anggota DPR, Marzuki Alie, AM Fatwa serta 36 anggota DPD yang hadir dalam acara tersebut. [rol]
Read Post | komentar

Harapan Indra Syafri Kepada Prabowo

Jakarta - Peta politik di tanah air yang tengah menjadi trending topic di kalangan masyarakat saat ini, ternyata juga mengusik Pelatih Nasional Timnas U-19, Indra Sjafri, untuk ikut angkat bicara.

Pelatih asal Sumatera Barat itu berharap agar pemimpin Indonesia ke depan merupakan figur yang mencurahkan perhatiannya kepada dunia olahraga terutama sepak bola.

Menurutnya, saat ini political will pemerintah terhadap dunia olahraga sama sekali belum dirasakan oleh stake holder dan para pelaku olahraga di Indonesia.

Memang ada dana untuk pembinaan olahraga, tapi masih sangat minim, itu pun melalui KONI untuk even tertentu. Padahal, dibandingkan dengan negara-negara lainnya di kawasan Asia bahkan Asia Tenggara, anggaran untuk pembinaan olahraga di Indonesia tergolong masih sangat rendah.

"Saya berharap figur pemimpin kita nanti adalah sosok yang memang berlatar belakang dari pembina olahraga. Ini jika kita bicara dari sisi olahraga," tutur Indra Sjafri.

Ia mengatakan, dari dua figur calon presiden RI yang memang berlatar belakang dari dunia olahraga adalah Prabowo Subianto. Capres nomor urut 1 itu memang sebelumnya dikenal sebagai pembina olahraga beladiri tradisonal pencak silat.

"Kita semua tahu beliau saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI), Presiden Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa) dan pendiri Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia (SMI). Jelas latar belakang Pak Prabowo di dunia olahraga sangat kental sekali," tandas Indra Sjafri.

Ia juga menuturkan, saat ini dunia persepakbolaan nasional berjalan on the track. Namun tentunya, butuh biaya besar untuk mendongkrak prestasi sepak bola di tanah air.

"Saya pribadi berharap jika Pak Prabowo terpilih nanti, akan memprioritaskan perhatian kepada sepak bola, seperti visi-misi yang disampaikan ke KPU, dimana tertulis bahwa pasangan Prabowo-Hatta akan memberi perhatian lebih besar kepada timnas sepakbola dan olahraga," tandasnya. [Inilah]
Read Post | komentar
 
© Copyright Indonesia Bangkit ! 2013 - Redesigned by @defio84 | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all