GBK 'Diputihkan', Kader PKS Tangkerang Tengah Tak Mau Ketinggalan

Selasa, 18 Maret 2014

PKSMARPOYAN.ORG. PEKANBARU. Suksesnya Kampanye Nasional Perdana PKS (16/3) di Stadion Gelora Bung Karno yg menembus 150.000 orang peserta kampanye turut menularkan ruh semangat kemenangan hingga ke kader-kader PKS di Ranting PKS Tangkerang Tengah.

Senin malam (17/3), kader-kader PKS Tangkerang Tengah berdasarkan instruksi dari Ketua DPRa PKS Tangkerang Tengah Benny Mulyono, ST, melakukan aksi pemasangan bendera PKS hingga dini hari pukul 03.30 Wib.

Dengan menggunakan 1 armada mobil dan 1 motor, 40 batang bendera kecil, 2 bendera besar dan beberapa stiker berhasil dipasang di titik-titik strategis di wilayah kelurahan Tangkerang Tengah.

Edi Usman yg merupakan Caleg Dapil 4 DPRD Kota Pekanbaru dari PKS yg juga merupakan kader PKS Ranting Tangkerang Tengah juga turut ambil bagian bersama kader-kader PKS Tangkerang Tengah dalam aksi ini. 

Memanjat tiang listrik, melilit bendera kawat, menempel stiker, suasana penuh ukhuwah dan penuh semangat sangat terasa, sehingga tidak terasa badan yg sudah lelah dan mata yg sudah kantuk. (def)



Ketua DPRa PKS Tangkerang Tengah dengan benderanya :)





Read Post | komentar

[Testimoni] 10 Alasan (Saya) Mencintai PKS...

1. Saya seorang Muslim sejati.

2. Berada dalam komunitas pekerja keras yang sholeh dan sholeha, serta terpelajar dan bermarwah.

3. Tersedianya agenda untuk memiliki tubuh yang sehat (olahraga, senam juga Mukhoyyam). Iman yang kuat (beribadah semaksimalnya dan pengajian rutin pekanan), Persaudaraan yang hangat (Mabit, Rihlah dan sebagainya). Ekonomi yang kuat (bermu'amalah internal dan berbagi informasi bisnis) menjadi warga negara yang saling menyayangi. Bisa hidup teratur, terarah serta bermanfaat dalam kebersamaan atau berjama'ah yang beriman dan bertaqwa.

4. Menginginkan perbaikan hidup, penghidupan dan kehidupan pribadi, keluarga, lingkungan serta bernegara yang berkesinambungan ke generasi selanjutnya. Dengan cara-cara HALAL bukan MENGHALALKAN segala cara.

5. Kedepankan FUNGSI bukan POSISI (status sosial). Dimana tiap pribadi berlomba ingin memberi, berjuang dengan segenap yang dimiliki buat cita-cita BERSAMA dalam KEBERSAMAAN.

6. Terlatih disiplin dan bergerak dalam garis komando.

7. Terbiasa menjaga kebersihan dan tegas menolak tiap bentuk kesesatan.

8. Selektif dan hati-hati dalam setiap tindakan. Tidak mudah terpengaruh dari fitnah serta hasutan yang datang dari berbagai arah.

9. Selalu berprasangka baik dengan sesama aktifis dan terhindar dari rasa iri dalam menerima amanah (jabatan publik).

10. Istiqomah dalam beribadah. Tawakkal sepenuhnya kepada Allah serta berharap bisa mati husnul khotimah.*

By: Antho Bandara 

Read Post | komentar

PKS NTT Fokus Gencarkan Operasi Darat

KUPANG - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) NTT tidak melakukan waktu kampanye untuk menggelar tatap muka ataupun rapat umum. PKS NTT memfokuskan operasi darat dengan sistem door to door ke basis pada pemilu legeslatif tahun 2014.

"Kami tidak menggunakan hak kampanye umum dengan rapat terbuka. Untuk pengerahan massa kami tidak diuntungkan harinya. Kami lebih mengintensifkan operasi politik pergerakan di lapangan," kata Ketua DPW PKS NTT, Suharjito, saat dihubungi Pos Kupang (Tribunnews.com Network), Senin (17/3/2014) siang.

Suharjito menyatakan, kesepakatan para caleg tidak melakukan kampanye rapat umum. Pasalnya hari Senin merupakan hari sibuk yang digunakan sebagian kader dan simpatisan untuk aktivitas bekerja.

Suharjito menyatakan, jajarannya sulit menghadirkan kader dan simpatisan karena hari kerja.

"Senin merupakan sibuk-sibuknya hari. Lain halnya kalau Jumat, Sabtu dan Minggu kami bisa menggunakan momen itu dengan baik," ujar Suharjito.

Ia mengatakan, lebih mengintensifkan operasi lapangan dengan serangan darat. Kader-kader melakukan kampanye door to door (dari pintu ke pintu).

Lima caleg DPRD provinsi asal PKS saat ini berada di luar daerah. Untuk kampanye putaran kedua, Suharjito menyatakan, PKS hanya mendapatkan jatah kampanye satu kali saja. Padahal pemilu tahun lalu PKS mendapatkan jatah dua kali kampanye sehingga bisa dimaksimalkan pada putaran kedua.

"Teman-teman banyak kecewa karena kami hanya diberikan kesempatan satu kali kampanye. Dan akhirnya kami lebih mengintensifkan operasi darat saja," kata Suharjito.

Target perolehan kursi untuk delapan daerah pemilihan di NTT, Suharjito menargetkan enam kursi untuk DPRD NTT. Enam kursi kebanyakan ditargetkan di daerah pemilihan Flores seperti Manggarai Raya, Flotim dan Ende, Nagekeo, dan Sikka.

"Terbukti di DPRD kabupaten kami memiliki kursi satu hingga dua kursi," jelas Suharjito.

Bahkan ia optimistis partainya bisa menembus satu kursi di DPR RI.


Read Post | komentar

PKS Penuhi Janji Putihkan GBK

JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuktikan janjinya untuk  memutihkan Jakarta di kampanye terbuka pertama, Minggu (16/3). Ratusan ribu kader dan simpatisan partai berlambang bulan sabit kembar mengapit padi tersebut memenuhi seluruh kursi di tribun atas maupun bawah stadion Gelora Bung Karno.

Menurut pantauan Tajuk.co, meskipun tribun sudah penuh sesak, namun massa masih terus berdatangan. Sebagian diperbolehkan masuk masuk dan menempati lintasa lari (jogging track) GBK.  Ribuan lainnya yang tidak masuk berkeliling di luar stadion GBK. Bahkan banyak bus yang tidak dapat masuk ke kawasan GBK karena padatnya kendaraan yang dipakai untuk mengangkut peserta kampanye terbuka PKS.

Di perkirakan sekitar 200.000 massa datang ke kawasan Senayan untuk ikut kampanye PKS. Menurut Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta Selamet Nurdin, massa datang dari lima wilayah Jakarta.

Nurdin mengatakan, melihat besarnya antusiasme massa dirinya berkeyakinan PKS akan kembali memenangkan kompetisi di Jakarta seperti yang pernah diraih pada Pemilu 2004. Saat itu PKS tampil menjadi partai pemenang  Pemilu di ibu kota.

“Target kita nomor satu di Jakarta,” tandas Nurdin.

Dalam kampanye tersebut PKS menampilkan orasi politik Presiden PKS Anis Matta dan Ketua Majelis Syuro PKS KH Hilmi Aminuddin. Keduanya mengatakan, tanda-tanda kemenangan PKS di Jakarta, dan Indonesia terlihat dengan antusiasme massa yang hadir dalam kampanye tersebut.

Terpisah Ketua Fraksi PKS DPR RI Hidayat Nur Wahid mengatakan, membludaknya massa yang hadir pada kampanye ini menunjukkan masyarakat masih mencintai PKS. Masyarakat masih ingin bersama-sama PKS.

“Insya Allah PKS pun akan selalu bersama-sama dengan masyarakat,” papar Hidayat Nur Wahid, yang pada Pemilu kali ini dicalonkan dari Dapil II Jakarta, yang meliputi wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. *


Read Post | komentar

Deklarasi Kampanye Damai, PKS Pakai Jersey Klub Sepakbola

SERANG - Deklarasi kampanye damai digelar serentak secara nasional oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Begitupun di Banten, KPU Provinsi maupun Kabupaten/Kota menyelenggarakan pembacaan dan tanda tangan deklarasi kampanye damai, Sabtu (15/3).

KPU Provinsi Banten menggelar deklarasi kampanye damai dengan membawa tema 'Deklarasi Kampanye Berintegritas Pemilu 2014' di lapangan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Palima Serang.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menampilkan aksi unik dalam acara itu. Pserta dari partai bernomor 3 ini dating dengan mengenakan jersey klub sepakbola dunia. Semuanya menggunakan nomor punggung 3.

"Ini menandakan apa pun warnanya, klub atau negara idolanya di sepakbola, pilihannya tetap PKS," ungkap Hasan Basri, Kepala Bidang Gerakan Muda dan Profesional DPW PKS Banten.

Menurut pantauan Tajuk.co, jersey yang dikenakan peserta dari PKS ini antara lain Barcelona, Real Madrid, Arsenal, Manchester United, AC Milan, Timnas Jerman, Timnas Italia, Timnas Inggris, dan sebagainya.

"Biasanya kan kalau fans sebuah klub sepakbola itu fanatik malah bisa sampai ribut, tapi tidak di PKS. PKS mampu menyatukan perbedaan minimal dari sisi fans klub sepakbola maupun negara peserta piala dunia," tutur Hasan.

Para anak muda ini kemudian berfoto bersama dengan pose menunjukkan nomor punggung yang seragam. Mereka meyakini PKS akan mampu menduduki peringkat 3 besar dalam perolehan suara pada Pemilu 2014. *

Read Post | komentar

Hidayat Nur Wahid Doakan Riau

Jumat, 14 Maret 2014

Kabut Asap tebal beberapa bulan terakhir nyelimuti Provinsi Riau kini memunculkan rasa simpati dari berbagai kalangan. Begitu juga dengan Capres PKS dan Ketua Fraksi PKS DPR RI Hidayat Nur Wahid, lewat akun twitternya beliau menyampaikan kesedihan dan rasa simpatinya kepada masyarakat Riau yg kini harus terkurung oleh kabut asap.

Disamping itu selain menunjukkan rasa simpatinya yg mendalam beliau juga mengajak para khatib-khatib jum'at untuk mendoakan agar segera turun hujan untuk daerah Riau agar kabut asap dapat segera hilang.

Menurut informasi, kader-kader PKS Riau khususnya Kota Pekanbaru juga diinstruksikan untuk mengikuti sholat istisqo yg dilaksanakan di masjid/mushalla di tempat tinggal masing-masing dan diiringi dengan melaksanakan puasa sunnah. (def)
Read Post | komentar

Logika Kampungan Untuk PKS

Kamis, 06 Maret 2014

Sudah beberapa malam ini, aku pulang cukup larut malam. Setelah pulang kerja, langsung nongkrong dengan warga. Mendatangi pusat-pusat tongkrongan warga di perkampungan hanya untuk sekedar ngobrol atau ketemu saja.

Dari nongkrong-nongkrong inilah, aku menemukan bagaimana mereka tetap dan terus bersama PKS. Logika-logika yang bisa saya simpulkan adalah sebagi berikut :

1. Siapapun calegnya yang penting PKS
Mereka memandang PKS secara institusi dan sistem. Bagi mereka siapapun calegnya, mereka tidak pernah peduli, karena dengan sistem kaderisasi yang kuat di PKS maka kapabelitas dan kompetensi caleg akan sama kualitasnya.

2. Melihat caleg bukan PKSnya
Mereka tertarik pada PKS bukan karena PKSnya, tetapi karena melihat calegnya. Bisa jadi karena caleg tersebut memberikan kontribusi positif personal kepada mereka. Bisa jadi karena adanya hubungan darah, pertemanan, emosi dan kesama-kesamaan lainnya.

3. Melihat kontribusi PKS
Mereka tertarik dengan PKS karena kiprah para kadernya dilingkungan mereka. Keaktifan kader PKS dalam berkontribusi dimasyarakat, seperti baksos, pendidikan anak usia dini, dan pengajian.

4. Dilibatkan dalam kegiatan PKS
Mereka tetap bersama PKS karena sering dilibatkan dalam acara dan kegiatan PKS. Juga, dilibatkan menjadi saksi, pengurus tingkat RT, RW dan Desa. Jadi seksi repot seperti pemasangan bendera, pamlet juga direct selling. Semakin banyak melibatkan mereka dalam PKS makan akan semakin banyak yang bergabung dan bersama PKS.

5. Memperhatikan Media
Walau bombarding pemberitaan negatif ke PKS cukup gencar sejak kasus LHI, ternyata beberapa warga justru menjadi semakin terbuka. Kepenasaran mereka terhadap kasus LHI di TV, termasuk acara Lawyer Club di TV One juga kasus-kasus korupsi yang melanda partai-partai lain, mereka berkesimpulan bahwa PKS secara trak record masih memiliki rekam jejak yang lebih baik dari partai-partai lain.

6. Kinerja Kepala Daerah
Beruntung berada di wilayah yang Gubernurnya dari PKS. Saat ngobrol dengan mereka, banyak obrolan capaian-capaian positif yang dilakukan Ahmad Heryawan sebagai Gubernur Jawa Barat.

Bagi kader Posyandu, saat ini Aher berhasil membangun Posyandu hampir di setiap RW, support honor dan fasilitas cukup baik. Bagi warga miskin, progaram listrik gratis, beda rumah cukup populer. Bagi warga umumnya, pertambahan jumlah kelas sekolah, program infrastrukur Desa menjadi bahan obrolan warga tentang kesuksesan Aher.

7. Banyaknya atribut PKS
Rajinnya kader-kader PKS melakukan pemasangan atribut PKS cukup berpengaruh kepada opini warga kampung. Beberapa warga biasanya memilih berdasarkan arah angin yang sedang ramai. Bila atributnya banyak, banyak warga yang berfikir bahwa pendukungnya pun akan banyak.

Dengan logika takut kalah dan takut sendirian, biasanya beberapa warga yang berkarater seperti ini akan memilih PKS.

8. Kepribadian kader PKS
Walau tinggal dikampung, umumnya kader PKS memiliki ciri khas yang unik. Lebih berpendidikan, bisa mengelola keluarga dengan baik, bisa mendidik anak-anaknya. Dengan fenomena ini, biasanya menjadi acuan mereka bagaimana gambaran besar PKS dengan melihat bagaimana cara kader PKS mengelola keluarganya.

9. Banyak nongkrong
Keberpihakan seseorang pada sesuatu biasanya karena banyaknya orang tersebut nongkrong. Semakin banyak nongkrong di acara pernikahan, pengajian, warung kopi, anak-anak muda maka keterikatan mereka terhadap PKS akan semakin tinggi.

Sebenarnya masih banyak yang terekam dari obrolan bersama warga di desa saya. Semoga ini bisa menjadi bekal kemenangan PKS.


Read Post | komentar
 
© Copyright Indonesia Bangkit ! 2013 - Redesigned by @defio84 | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all